Legislator Golkar Mamasa

Sempat Berkasus, 2 Legislator Golkar DPRD Mamasa Kembali Aktif

Joni Daud dan Muhammadiyah kembali mengikuti rapat paripurna setelah dinyatakan bebas dari proses hukum.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Dua anggota fraksi partai Golkar DPRD Mamasa foto bersama Bupati dan Wakil Bupati Mamasa, usai rapat paripurna. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Dua legislator Golkar DPRD Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Joni Daud dan Muhammadiyah Mansyur, akhirnya dinyatakan bebas.

Keduanya kini kembali aktif berkantor.

Sebelumnya, Joni Daud dan Muhammadiyah Masyur proses hukum dengan kasus berbeda.

Joni Daud tersandung kasus dugaan ijazah palsu.

Sempat ditahan di Lapas Kelas III Mamasa, namun bebas setelah melalui proses persidangan di PN Polewali Mandar.

Sementara Muhammadiyah Mansyur tersandung kasus dugaan penipuan.

Muhammadiyah Mansyur sempat ditahan di Polda Sulbar.

Setelah mengembalikan kerugian korban, Muhammadiyah Mansyur dinyatakan bebas.

Joni Daud dan Muhammadiyah kembali mengikuti rapat paripurna.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Mamasa, Jupri Sambomadika, mengatakan pihaknya bersyukur karena Fraksi Golkar akhirnya lengkap.

Dia menyatakan, sejak awal Fraksi Golkar yakin Joni Daud, akan bebas karena dianggap tidak bersalah.

"Hukum sudah ditegakkan dan beliau benar-benar tidak bersalah lewat putusan pengadilan," ungkap Jupri Samboma'dika, Kamis (30/9/2021).

Begitupun Muhammadiyah Mansyur, kata Jupri, bersyukur karena telah dinyatakan bebas.

"Informasinya dia bebas setelah kasusnya diselesaikan secara damai di Polda," ujarnya.

Dengan lengkapnya anggota Fraksi Golkar, pengambilan keputusan menurut Jupri bisa mewakili suara Golkar.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved