Breaking News:

Pemkab Majene

Pemkab Majene Pastikan 11 Ribu BPJS Kesehatan Diputus Pemprov Sulbar Akan Dicover di APBD 2022

Ia mengatakan, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Pemprov Sulbar terkait data real BPJS Kesehatan yang nonaktif.

Penulis: Misbah Sabaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi
TribunSulbar.com/Misbah Sabaruddin
Wakil Bupati Majene, Arismunandar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Pemerintah Kabupaten Majene memastikan 11 ribu data penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang tak lagi dibayarkan Pemprov Sulbar akan dicover dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Majene Arismunandar.

Sebelumnya, Pemprov Sulbar menghentikan dana sharing BPJS Kesehatan di Kabupaten Majene terhitung Januari 2021.

Aris memastikan, 11 ribu BPJS Kesehatan di Majene yang saat ini nonaktif akan dianggarkan di APBD 2022.

"Pastinya kami akan akomodir di APBD 2022," ujar Arismunandar kepada Tribun-Sulbar.com, Rabu (29/9/2021).

Ia mengatakan, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Pemprov Sulbar terkait data real BPJS Kesehatan yang nonaktif.

"Untuk tahun ini kami koordinasi dengan pemprov. Sementara dirampungkan datanya," terangnya.

Ia menuturkan, Pemerintah Kabupaten Majene akan langsung mengambil alih untuk mengantisipasi kebijakan Pemprov Sulbar jika tidak lagi bersedia memperpanjang sharing dana pembiayaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Majene.

"Akan kita ambil alih di APBD 2022 karena jangan sampai kejadiannya seperti tahun ini lagi. Dana sharing dari pemprov tidak ada lagi," jelasnya.

Ia mengaku, anggaran APBD 2022 akan bisa mengcover 11 ribu BPJS Kesehatan non aktif tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved