Legislator Golkar Mamasa

Dakwan JPU Daluwarsa, Legislator Golkar Mamasa Joni Daud Divonis Bebas

Sebelumnya, Joni Daud, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Mamasa, ditahan di Lapas Kelas III Mamasa, setelah didakwa memalsukan dokumen ijazah.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng
Joni Daud beserta kuasa hukum saat dijemput keluarganya di Lapas Kelas III Mamasa 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Joni Daud, Anggota DPRD Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, akhirnya bisa menghirup udara segar.

Dia dinyatakan tidak bersalah atau bebas berdasarkan putusan sidang sela Pengadilan Negeri Polewali Mandar, Selasa (28/9/2021).

Sebelumnya, Joni Daud, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Mamasa, ditahan di Lapas Kelas III Mamasa, setelah didakwa memalsukan dokumen ijazah.

Setelah melalui beberapa kali proses persidangan, Joni Daud akhirnya dinyatakan bebas.

Kuasa Hukum Joni Daud, Samuel mengatakan putusan sela Joni Daud dalam perkara tindak pidana Nomor : 204/PID.B/2021/PN.Pol, Pengadilan Negeri Polewali, dibacakan langsung Ketua Majelis Hakim, Fachrianto Hanief, pagi tadi.

Kurang lebih sejam Ketua Majelis menguraikan secara jelas pertimbangan hukum atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Mamasa, Nomor : PDM-25/KJ. MMS/08/2021.

JPU mendakwa Joni Daud dengan dakwaan bentuk alternatif.

Adapun dakwaan yang dimaksud yakni;

Pertama

Diatur dan diancam Pidana sebagaimana dalam Pasal 69 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor : 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, dengan ancaman Penjara Paling lama 5 Tahun.

Kedua Primair

Diatur dan diancam Pidana sebagaimana dalam Pasal 264 ayat 2 KUHP dengan ancaman Pidana Penjara paling lama 8 Tahun.

Ketiga Subsidair

Diatur dan diancam pidana sebagaimana dalam Pasal 263 ayat (2) KUHP dengan ancaman Pidana paling lama (6) Tahun.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved