Breaking News:

Jenazah Ditandu

Jenazah Warga Ditandu Karena Jalan Rusak, Camat Ulumanda : Sudah Sering Terjadi

Warga menandu jenazah secara bergantian dengan menempuh perjalanan sekitar 18 kilometer melewati jalan rusak.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
Akun Facebook Iwan DM Al Fatih
jenazah warga terpaksa harus ditandu karena akses jalan rusak (Sumber: Facebook Iwan DM Al Fatih) 

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN - Jenazah Sugiran (60) warga Dusun Paku, Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, ditandu puluhan kilometer.

Jenazah itu terpaksa ditandu warga ke kampung halamannya menggunakan keranda bambu karena jalan rusak yang tak kunjung di perbaiki pemerintah.

Potret ini bukan pertama kali terjadi di daerah itu.

Baca juga: Akses Jalan Rusak Parah, Jenazah Warga Ditandu dari Desa Kabiraan ke Desa Tandeallo Sejauh 18 km

Baca juga: Drainase RS Pratama Majene Buruk, Rumah Warga Salutambung Ulumanda Kebanjiran

"Ini sudah sering terjadi di wilayah itu," kata Camat Ulumanda, M Arif kepada Tribun-Sulbar.com, Minggu (26/9/2021).

Menurut M Arif kondisi ini terjadi karena akses kendaraan menuju daerah itu rusak parah.

Ada empat desa di wilayah Kecamatan Ulumanda yang mengalami kerusakan dan sulit diakses kendaraan.

Kendaraan yang bisa melintas hanya mobil hartop.

Namun harus penuh perjuangan keras karena melalui jalan lumpur.

"Ambulans hanya bisa sampai di Desa Kebiraan, " ucapnya.

Arif mengakui jalan ini belum pernah tersentuh pengerasan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved