Breaking News:

Sudah Lima Hari Harga Ikan di Pasar Sentral Majene Melonjak

Harga ikan naik karena pasokan ikan kurang. Sebagian nelayan memilih menangkap cumi.

Penulis: Misbah Sabaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Pedagang ikan di Pasar Sentral Majene 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Harga ikan di Pasar Sentral Majene naik.

Salah seorang pedagang, Nursyam (45) asal Lingkungan Rangas, Kelurahan Rangas, Banggae, Majene mengatakan harga ikan di Pasar Sentral Majene sudah naik semenjak lima hari terakhir.

Harga ikan cakalang sebelumnya di kisaran Rp 3 ribu hingga Rp 4 ribu per ekor.

Namun, naik jadi Rp 6.500 per ekor.

"Sudah lima hari mi ini (naik)," ujar Nursyam kepada Tribun-Sulbar.com, saat ditemui di Pasar Sentral Majene, Sabtu (25/9/2021).

Ia menuturkan, harga ikan naik karena pasokan ikan kurang.

Hasil tangkapan nelayan berkurang.

Sebagian nelayan memilih menangkap cumi.

Akibatnya, daya beli ikan sebagian besar masyarakat Majene berkurang.

"Sepi pembeli, ini masih penuh termos ku padahal sudah siang," terangnya sembari membuka termos ikannya.

Selain ikan cakalang, ikan layang juga naik.

Harga ikan layang sebelumnya di kisaran Rp 2 ribu per ekor.

Kini naik jadi Rp 3.500 per ekor.

Sementara, ikan katombo (bulalia) naik dari harga Rp 3.500 per ekor menjadi Rp 4.500 per ekor.

"Ikan bulalia Rp 45 ribu per 10 ekor. Masuli bau (mahal ikan)," terangnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Misbah Sabaruddin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved