Sabtu, 30 Mei 2026

Peringatan Dini Gelombang Tinggi Sabtu 25 September 2021: Selat Sunda Capai 4 Meter

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini gelombang tinggi pada hari Sabtu (25/9/2021).

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Muhammad Husain Sanusi
zoom-inlihat foto Peringatan Dini Gelombang Tinggi Sabtu 25 September 2021: Selat Sunda Capai 4 Meter
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Nelayan di Lingkungan Tamo, Kelurahan Baurung, Kecamatan, Banggae Timur, Majene saat memantau cuaca di Pantai Tamo, Rabu (1/9/2021) 

TRIBUN-SULBAR.COM - Berikut ini peringatan dini gelmbang tnggi untuk Sabtu (25/9/2021)

BMKG mengnformasikan peringatan dini gelombang tinggi yang kemungkinan terjadi di peraran Indonesa.

Dikutip dar bmkg.go.id, saat ini kecepatan angn rata-rata di perairan Indonesia mencapai 5-20 knot untuk pola angin wilayah Indonesia utara dari Tenggara - Barat Daya, dan untuk wilayah Indonesia bagian selatan dari Timur - Tenggara.

Selain itu, ada 21 perairan Indonesia yang mengalami gelombang setinggi 1,25-2,5 meter.

ILUSTRASI Terjadinya gelombang tinggi
ILUSTRASI Terjadinya gelombang tinggi (Shutterstock)

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini: Potensi Hujan Ringan di Lima Wilayah Sulbar

Baca juga: Imbauan BMKG Waspadai Cuaca Ekstrim, 24 Wilayah Indonesia Potensi Terjadi Hujan Lebat

Dan sebanyak 7 perairan Indonesia yang mengalamigelombang setinggi 2,5-4 meter.

Sejauh ini, belum ada perairan Indonesi yang mengalami gelombang tinggi yaitu 4-6 meter.

Selengkapnya, berikut wilayah Indonesia yang mengalami gelombang tinggi yang berhasil dihimpun oleh tim Tribun-Sulbar.com:

1. Area perairan dengan tinggi gelombang 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di:

- Perairan utara Subang

- Perairan barat Simeulue hingga Nias

- Teluk Lampung bagian selatan

- Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan

- Perairan selatan P.Sumbawa - P.Sumbia

- Selat Sape bagian selatan

- Selat Sumba bagan barat

- Perairan P.Sawu - P.Rotte - Kupang

- Laut Sawu

- Samudra Hindia selatan Bali hingga NTT

- Perairan Bitung - Likupang

- Perairan Kep.Sanghie - Kep.Talaud

- Laut Maluku bagian utara

- Perairan utara Kep.Halmahera

- Laut Halmahera

- Perairan utara Sorong

- Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat

- Laut Banda bagian timur

- Perairan selatan Kep.Babar - Kep.Tanimbar

- Perairan selatan Kep.Kei - Kep.Aru

- Laut Arafuru

2. Area perairan dengan tinggi gelombang 2,5 - 4 meter berpeluang terjadi di:

- Peraran barat Kep.Mentawai

- Perairan P.Enggano - Bengkulu

- Perairan Barat Lampung

- Samudra Hindia barat Sumatra

- Selat Sunda bagian barat dan selatan

- Perairan selatan P.Jawa

- Samudra Hindia selatan Jawa

Saran Keselamatan

Bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu berhati-hati dan tetap waspada.

Tak hanya itu, warga diminta untuk memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran dengan catatan sebagai berikut:

- Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter)

- Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter).

- Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter)

- Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter)

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Baca juga artikel lainnya terkait gelombang tinggi

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved