Mayat Perempuan

Kronologi Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk Dalam Rumah di Tinambung Polman

Menurut Wakapolsek Tinambung, Ipda Irman Setiawan menceritakan Mayat tersebut pertama kali warga setempat.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Sosok mayat ditemukan di dalam rumah di Kecamatan Tinambung, Polman 

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN - Mayat perempuan berusia 60 di Lingkungan Tinggas, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Polman, ditemukan sudah membusuk dalam rumah, Rabu (22/9/2021) malam

Bahkan mayat korban sudah dikerumuni ulat belatung.
Korban tersebut berinisial DS berusia 60 tahun merupakan mantan pegawai negeri sipil di Kantor Kecamatan Tinambung.

Menurut Wakapolsek Tinambung, Ipda Irman Setiawan menceritakan Mayat tersebut pertama kali warga setempat.

Konologi, saksi Abdul Hamid mendatangi saksi Muhammad Rifai mempertanyakan keberadaan tantenya (korban) karena sudah 2 minggu tidak diketahui keberadaannya.

Pasalnya, pintu rumah korban tertutup rapat.

Saksi sudah menghubungi semua keluarga namun tidak ada yang mengetahui keberadaannya.

Karena khawatir, kedua warga tersebut berinisiatif mendatangi langsung rumah korban ditemani oleh masyarakat setempat untuk mengecek keberadaannya.

Karena pintu rumah terkunci, warga pun terpaksa mengcungkil jendela rumah milik korban.

Setelah memeriksa seluruh rumah kayu, para saksi melihat korban terbaring di atas tempat tidur.

Warga lainnya juga terpaksa mendobrak pintu yang terkunci dari dalam rumah korban.

Kemudian masuk ke dalam rumah untuk memastikan keadaan korban.

Setelah dicek, korban DS sudah tidak bernyawa.

Setelah mengetahui kondisi korban, warga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek terdekat.

Sambil berkoordinasi dengan tim Identifikasi Polres Polman, Waka Polsek IPDA Irman Setiawan mendatangi lokasi kejadian.

Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Polman tiba di TKP dan selanjutnya membuka pintu kamar korban.

"Berdasarkan keterangan pihak dari Puskesmas setelah diperiksa bahwa korban di perkirakan meninggal sejak 15 hari sampai dengan 20 hari, " ujarnya.

Karena kondisi mayat sudah dekomposisi atau pembusukan, polisi tidak dapat melakukan identifikasi lebih dalam.

Polisi menduga, kematian korban karena riwayat penyakit di deritanya. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved