Profil 6 Kabupaten di Provinsi Sulbar, Asal Mula Pasangkayu Berasal dari Kata Vova Sanggayu

Provinsi Sulawesi Barat terdiri dari enam kabupaten yaitu, Mamuju Utara, Mamuju, Mamasa, Majene, Polewali Mandar, dan Mamuju Tengah. Simak profilnya.

Tribun-Sulbar.com/Nurhadi Hasbi
Bundaran Smart Pasangkayu 

TRIBUN-SULBAR.COM - Sulawesi Barat atau yang biasa disingkat Sulbar merupakan provinsi ke 33 Indonesia yang diresmikan pada tahun 2004.

Provinsi Sulbar yang beribu kota di Mamuju ini terdiri dari enam wilayah Kabupaten, yaitu:

1. Mamuju Utara

2. Mamuju

3. Mamasa

4. Majene

5. Polewali Mandar

6. Mamuju Tengah

Sejarah pembentukan Sulbar tak terlepas dari jejak orang-orang Mandar.

Logo Kabupaten Mamuju
Logo Kabupaten Mamuju (Pemkab Mamuju)

Baca juga: Kepala Desa Pamulukang Mamuju Meminta Maaf kepada Guru SMPN 07 Kalukku

Baca juga: HUT Ke-17 Sulbar, Ketua HIPMI Mamuju Harap Roda Perekonomian Sulbar Lebih Maju

Dan tertuang dalam muktamar yang melahirkan Sipamandar yang berati saling memperkuat untuk bekerja sama dalam membangun Mandar.

Profil Kabupaten di Sulbar

Mamuju

Disahkannya Mamuju menjadi sebuah kabupaten memakan waktu yang panjang dan melibatkan banyak tokoh di daerah ini.

Mulanya Kabupaten Mamuju merupakan sebuah perpaduan dari tiga kerajaan di Rante Lisuang Ada' Kurungan Bassi, yakni Kurri-Kurri, Langgamonar, dan Mananggallangoleh Pue Tunileo.

Wilayah ini memiliki latar belakang sejarah yang cukup unik, pelabuhan Kurri-Kurri tercatat sebagai pelabuhan internasional yang menjadi persinggahan Portugis membawa barang komoditas pada Rute Kerajaan Siang di Pangkaje'ne sebelum Gowa dan Manado Tua (Sulawesi Utara).

Sampai pada akhirnya tanggal 14 Juli 1540 ditetapkan sebagai hari jadi Mamuju.

Hari jadi ini memiliki makna dan moral yang amat amat mendalam bagi masyarakat Mamuju.

Lantaran, memberikan makna simbolik tentang harkat, hakekat, citra dan jati diri untuk selanjutnya berperan sebagai wahana motivasi bagi masyarakat demi melestarikan nilai-nilai budaya dan sejarah Mamuju.

Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.056,19 kilometer persegi.

Hampir seluruh wilayah ini dilintasi oleh sungai dengan topografi pegunungan.

Majene

Mejene merupakan salah satu dari enam kabupaten dalam wilayah provinsi Sulbar yang terletak di pesisir Pantai Barat Provinsi Sulbar memanjang dari selatan ke utara.

Jarak Majene dengan ke ibukota provinis yaitu kurang lebih 146 kilometer.

Secara administratif Kabupaten Majene terbagi dalam 8 Kecamatan, 20 Kelurahan, 62 Desa, dan 369 lingkungan atau dusun.

Wilayah ini dipimpin oleh H.A. Achmad Syukri sebagai Bupati dan Wakil Bupatinya yaitu Arismunandar.

Polewali Mandar

Sejarah berdirinya Kabupaten Polewali Mandar tak bisa dilepaskan dari rentetan panjang sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan pembentukan provinsi Sulawesi.

Pada zaman dahulu, wilayah ini tergabung dalam persekutuan Pitu Ba'bana Binaga yang berarti tujuh kerajaan di pesisir pantai dan Pitu Ulunna Salu yang berarti tujuh kerajaan di hulu sungai.

Berdasarkan catatan sejarah wilayah polman adalah bagian dari tujuh wilayah pemerintahan yang dikenal dengan nama afdeling mandar dan masuk ke dalam daerah Swatantra Mandar.

Namun, setelah ditetapkannya UU Nomor 29 Tahun 1959 pada tanggal 4 Juli 1959 tentang Pembentukan Daerah-daerah di Sulawesi, maka seluruh daerah Swatantra di Sulawesi dinyatakan dicabut.

Mulanya kabupaten ini bernama Polewali Mamasa.

Namun, dengan disahkannya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2006 nama tersebut berubah menjadi Polewali Mandar.

Dan ditetapkan pula hari jadi Polman yang jatuh setiap tanggal 29 Desember berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Polewali Mandar Nomor 2 Tahun 2009.

Kabupaten Polman sendiri terbagi ke dalam 16 wilayah kecamatan dan terdiri dari beragam etnis, agama, dan budaya.

Dengan Mandar sebagai etnis yang mayoritas menghuni wilayah tersebut.

Dan dipimpin oleh seorang Bupati yang bernama Andi Ibrahim Masdar dan Wakil Bupati yang bernama Natsir Rahmat.

Mamuju Tengah

Pembentukan Kabupaten Mamuju Tengah merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Mamuju yang terdiri dari lima kecamatan yaitu, Tobadak, Pangale, Budong-Budong, Topoyo, dan Karossa.

Kabupaten imi memiliki luas wilayah 3.014,37 kilometer persegi.

Mamuju Tengah dipimpin oleh seorang Bupati yang bernama Aras Tammauni dan Wakil Bupati yaitu Muh. Amin Jasa

Mamasa

Terbentuknya wilayah ini merupakan hasil pemekaran dari Polewali Mamasa berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Mamasa dan Kota Palopo di Sulawesi Selatan.

Kabupaten Mamasa memiliki 17 kecamatan.

Wilayah kabupaten ini tergolong iklim tropis basah.

Mamasa dipimpin oleh seorang Bupati yaitu Ramlan Badawi dan Wakil Bupati yaitu Marthinus Tiranda.

Mamuju Utara atau Pasangkayu

Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran wilayah dari kabupaten Mamuju.

Mamuju Utara merupakan gabungan dari kecamatan Pasangkayu, Sarudu, Baras, dan Bambalamotu.

Jarak Mamuju Utara dengan ibukota provinsi Sulbar yaitu 276 kilometer.

Kabupaten ini beribu kota di Pasangkayu dan merupakan kabupaten termuda serta terletak di utara Sulawesi Barat.

Luas wilayah kabupaten ini sekitar 3.043,75 kilometer persegi.

Wilayah ini disahkan sebagai kabupaten pada tanggal 27 Januari 2003.

Berdasarkan sejarahnya nama Pasangkayu berasal dari kata Vova dan Sanggayu yang menurut bahasa Kaili.

Vova berarti sejenis kayu bakau yang tumbuh di tepi pantai atau laut, sedangkan sanggayu bermakna satu batang.

Sehingga jika digabung memiliki arti sebatang kayu atau sebatang pohon bakau.

Nama Vova Sanggayu perlahan berubah dan diucapkan dengan kata Pasanggayu dan akhirnya berubah menjadi Pasangkayu.

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved