Breaking News:

Mamasa Tetap PPKM Level 3, Kadis Kesehatan: Karena Tracing Optimal

Sesuai data Dinkes Sulbar, kasus terkonfirmasi di Mamasa tertanggal 22 September 2021, tercatat 1.394.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng
Kepala Dinas Kesehatan Mamasa, Hajai S Tanga 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri, mengeluarkan instruksi tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terhadap pencegahan dan penangan Covid-19.

Penetapan PPKM berdasarkan jumlah kasus terkonfirmasi di masing-masing daerah.

Di Provinsi Sulawesi Barat, masih terdapat dua kabupaten masih berada di zona PPKM level 3.

Dua daerah tersebut adalah Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Pasangkayu.

Sementara empat kabupaten lainnya berada di level dua.

Yakni Mamuju, Majene, Mamuju Tengah dan Polewali Mandar.

Sesuai data Dinkes Sulbar, kasus terkonfirmasi di Mamasa tertanggal 22 September 2021, tercatat 1.394.

Terdiri dari enam dirawat, 76 isolasi mandiri, 1.296 sembuh dan meninggal dunia 16 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Mamasa, Hajai S. Tanga menuturkan, Mamasa masih berada pada level 3 karena proses tracing bagus.

"Tracing kasus terkonfirmasi di Mamasa bagus, tetapi bukan berarti di kabupaten lain tidak lakukan tracing," ungkap Hajai, Rabu (22/9/2021).

Namun menurut Hajai, ada kemungkinan di kabupaten lain tracing tidak optimal sehingga tidak mendapatkan lagi kasus terkonfirmasi.

Selai itu, di Mamasa akhir-akhir ini jumlah kasus terkonfirmasi bertambah karena adanya ujian seleksi PPPK.

"Dari hasil swab antigen, ternyata kita dapatkan 10 lebih terkonfirmasi positif Covid-19," tandasnya.

Meski begitu, tidak terdapat cluster sebab bagi peserta dinyatakan positif Covid-19, tidak diikutkan. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved