Breaking News:

The Leader

Lukman Umar Cerita Pengalaman, Dari Guru Hingga Jabat Kepala Ombudsman Sulbar

Seiring berjalannya waktu, Ombudsman memiliki kekuatan hukum yang sudah diundang-undangkan nomor 37 tahun 2008.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Kepala Ombudsman Sulbar Lukman Umar saat menghadiri diskusi The Leader Tribun-Sulbar.com. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kepala Ombudsman Sulawesi Barat (Sulbar), Lukman Umar, berbagai pengalaman di studio Tribun-Sulbar.com.

Lukman ceritakan awal karirnya di Provinsi Sulbar.

Awal karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), guru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Rangas, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar.

Kemudian menjadi pengawas pemilu Sulbar tahun 2008.

Selama lima tahun lamanya menjadi pengawas pemilu, dia kembali mencoba suasana baru dengan mendaftar sebagai Kepala Ombudsman Sulbar.

Tahun 2013 dia dipercayakan memimpin Ombudsman Sulbar bersama tiga asisten.

"Ini periode kedua saya memimpin Ombudsman Sulbar yang sudah memasuki delapan tahun," kata Lukman, saat menghadiri diskusi Tribun-Sulbar.com, Rabu (22/9/2021).

Ombudsman berdiri tahun 2000 saat itu masa kepemimpinan Gusdur.

Seiring berjalannya waktu, Ombudsman memiliki kekuatan hukum yang sudah diundang-undangkan nomor 37 tahun 2008.

"Ibarat pertanian kita memulai mencari lahan, menanam sendiri sampai kemudian sampai saat ini," ungkap Lukman.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved