Bayi Duyung

Bayi Duyung Yatim Piatu Ditemukan Terdampar di Polman Mati, Dokter WWF Lakukan Nekropsi

Dari hasil pengamatan dokter, makanan yang terdapat pada bayi duyung masih berwarna hijau dan masih utuh.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Bayi Dugong dikubur di sekitar kawasan rumah penyu Mampie 

"Indikasi temuan temuan ini mengarah pada penyebab kematian adalah gangguan pencernaan. Yang seharusnya belum boleh makan, namun ditemukan di saluran pencernaan,"paparnya

Dari hasil pengamatan dokter, makanan yang terdapat pada bayi duyung masih berwarna hijau dan masih utuh.

Sementara Rizal dari Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar, mengatakan meminta bantuan dari dokter WWF untuk nekropsi untuk mememastikan penyebab awal kematian bayi duyung.

Rizal mengaku sangat mengapresiasi kepada sahabat penyu yang ikhlas dan rela terlibat dalam perawatan bayi duyung tersebut.

Sebelumnya, duyung ini ditemukan oleh nelayan terdampar di pesisir pantai kampung Tulu, Kecamatan Balanipa sejak 13 September 2021.

Dugong itu ditemukan warga di lahan rumput laut milik warga yang berada sekitar 25 meter dari bibir pantai.

Setelah beberapa hari disana, barulah bayi duyung ini dievakuasi langsung ke rumah penyu untuk perawatan.

Selama perawatan di rumah penyu dipantau langsung pihak dokter hewan dari Polewali Mandar. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved