Breaking News:

Angin Puting Beliung

Atap Rumah Beterbangan Dihantam Angin Puting Beliung, Yayang: Saya Hanya Bisa Berdoa

Tidak lama pusaran angin tersebut kemudian mengarah ke rumah Yayang dan memporak-porandakan atap dapur rumahnya.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Warga mulai memperbaiki rumahnya yang rusak diterpa angin puting beliung, Selasa (21/9/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Lima rumah warga Dusun Bruno, Desa Kebun Sari, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, rusak dihantam angin puting beliung, Senin (20/9/2021) kemarin.

Dua diantaranya mengalami rusak parah. Yayang (74) warga Dusun Bruno menceritakan dahsyatnya angin puting beliung pada waktu itu.

Selain rumah, angin juga merusak atap masjid dan tempat pembuatan batu merah.

Ibu ini mengatakan waktu kejadian daerahnya diguyur hujan deras. Intensitas antara sedang hingga lebat.

Sekitar pukul 15.30 Wita, tiba-tiba terdengar suara gemuru dari luar rumah.

Baca juga: Prakiraan Cuaca: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Majene 3 Hari ke Depan

Baca juga: Pameran Kaleidoskop Sweet Seventeen, Akan Dihadiri Kartunis Harian Kompas

rumah warga Wonomulyo Polman rusak diterjang angin puting beliung.
rumah warga Wonomulyo Polman rusak diterjang angin puting beliung. (Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri)

Tidak lama pusaran angin tersebut kemudian mengarah ke rumah Yayang dan memporak-porandakan atap dapur rumahnya.

"Saat itu saya hanya bisa berdoa saja ya Allah masih ada cobaan lagi," ucap Ibu Yayang terisak.

Tidak lama berdoa dalam hati, pusaran angin puting beliung mengarah menjauh ke belakang rumah.

Waktu kejadian Yayang hanya seorang diri. Sementara keluarganya berada di luar rumah.

"Saya hanya berdiri tutup pintu dan duduk disini dan terus terus berdoa, " kata Yayang.

Angin puting beliung merusak rumah Yayang terdapat pada bagian dapur.

Selain rumah yayang, ada empat rumah warga lain yang ikut rusak. Rata rata rusak terdapat pada bagian dapur.

Tidak hanya rumah, masjid dan sejumlah tempat pembuatan batu merah juga ikut terkena dampak angin puting beliung. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved