Breaking News:

Kisah Agustina Warga Mamasa, Jadi Pengrajin Bunga Setelah 6 Tahun Alami Kelumpuhan

Setiap bunga yang dihasilkan dijual mulai Rp.35.000, tergantung tingkat kerumitannya.

Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng
Agustina warga Mamasa pengrajin bunga plastik alami kelumpuhan selama enam tahun 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kisa pilu dialami Agustina (43) warga Desa Kariango, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Agustina warga Desa Kariango hanya bisa duduk di kursi roda selama enam tahun.

Sebelum akhirnya tak bisa berdiri, Agustina menderita penyakit ngilu pada telapak kaki.

Penyakit itu diderita Agustina sejak 22 tahun lalu.

Kepada Tribun-Sulbar.com, Agustina bercerita, semasa muda dulu ia sering ke kebun membantu suaminya.

Suatu ketika, ia menuruni anak tangga dan merasakan ngilu di bagian telapak kaki.

Sejak saat itu Agustina mulai bertobat alternatif.

Setiap berobat, penyakit dia diderita tidak dirasakan.

Namun, kondisi ekonomi yang sulit, Agustina terpaksa berhenti meminum obat.

Setelah berhenti enam tahun lalu, Agustina akhirnya tak bisa berdiri.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved