Breaking News:

TMMD

TMMD Wujudkan Harapan Masyarakat Desa Banea Mamasa

Sebagai masyarakat terpencil Kecamatan Sumarorong, berharap pembangunan infrastruktur jalan menuju desanya bisa berkelanjutan.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng
Pelebaran jalan penghubung Desa Banea oleh TNI-Polri dan masyarakat. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kondosapata adalah julukan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, yang berarti sepetak sawah.

Masyarakat Kabupaten Mamasa, menganut falsafah "Kondosapat Uai Sapalelean".

Artinya, hanya satu wilayah (Kondosapata), tidak bisa dipisahkan, dan masyarakatnya hidup adil dan mempunyai hak yang sama (Uai Sapalelean).

Baca juga: TNI-Polri Beri Penyuluhan Bela Negara Kepada Warga di Lokasi TMMD Desa Banea Mamasa

Baca juga: Program TMMD ke-112, Kodim 1428 Mamasa Bangun MCK Hingga Talud 90 Meter di Desa Banea

Kabupaten Mamasa satu-satunya kabupaten di Sulawesi Barat berada di atas pegunungan.

Di balik pegunungan Mamasa, tersembunyi jutaan keindahan alam.

Kabupaten Mamasa memiliki 168 desa dan 18 kelurahan tersebar di 17 kecamatan.

Ada begitu banyak desa berada di balik pegunungan hijau Kabupaten Mamasa.

Satu diantara adalah Desa Banea, yang terletak di balik pegunungan Kecamatan Sumararong.

Desa Banea berada sekira 50 km di sebelah Selatan ibukota Kabupaten Mamasa.

Desa Banea dihuni 967 jiwa penduduk dari 267 kepala keluarga (KK).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved