Breaking News:

PON XX Papua

Atlet Jalan Cepat Sulbar Mursalim Bahri Curhat, Latihan Mandiri & Insentif Telat Cair

Untuk mempersiapkan diri berlaga di PON XX Papua, Mursalim Bahri, sudah berlatih selama satu tahun lebih.

Penulis: Misbah Sabaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi
(Dokumen Mursalim Bahri
Mursalim Bahri, atlet jalan cepat asal Majene, Sulbar yang saat ini kuliah di Universitas Negeri Jakarta. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Mursalim Bahri, atlet jalan cepat asal Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) siap berlaga di Pekan Olagraga Nasional (PON) XX di Papua Oktober mendatang.

Ia adalah salah satu dari 29 atlet yang akan berjuang membawa nama Sulbar di kancah nasional.

Untuk mempersiapkan diri berlaga di PON XX Papua, Mursalim Bahri, sudah berlatih selama satu tahun lebih.

Namun, Mursalim Bahri curhat, karena dia harus latihan mandiri karena sarana olahraga tidak memadai.

"Latihan mandiri di Majene dengan lintasan aspal di stadion, pagi dan sore itu pakai dana pribadi. Saya lakukan ini sudah satu setengah tahun terakhir semenjak PON ditunda," ujar Calling, sapaan akrabnya kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (17/9/2021).

Ia juga mengeluh, lantaran insentif dari pemerintah provinsi telat cair.

"Harusnya insentif cair awal tahun 2021 supaya bisa dipakai latihan. Hasilnya tentu akan jauh berbeda dibanding tiga minggu jelang PON," lanjutnya.

Ia mengaku dana yang diterima cabang olahraga atletik sebesar Rp 34 juta.

Dana itu diperuntukan untuk latihan dan kebutuhan selama di Papua nanti.

Dana itu dibagi untuk atlet dan official.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved