Jubir Satagas Wiku Adisasmito Sampaikan Kebijakan PPKM Harus Sesuai Dengan Fakta di Lapangan

Kebijakan Pemberlakuan Pembtasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) harus dinamis dan sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

Ist
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito 

Untuk tempat wisata sendiri telah dilakukan uji coba terhadap daerah yang masih berada di level 3.

Uji coba yang dilakukan berupa uji coba protokol kesehatan (prokes) di tempat-tempat wisata dengan pengecualian pengunjung dibawah 12 tahun.

Tak hanya itu, pemerintah juga akan menerapkan sistem ganjil genap dari dan menuju lokasi wisata yang berlaku mulai hari Jumat pukul 12.00 WIB hingga Minggu pukul 18.00 WIB guna mencegah kerumunan.

Memperketat jalur masuk internasional

Pembatasan pintuk masuk penumpang internasional dengan rincian yaitu:

1. Pintu masuk udara hanya melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta dan Sam Ratulangi.

2. Pintu masuk laut hanya melalui pelabuhan Batam dan Nunukan.

3. Pintu masuk darat hanya melalui pos lintas batas negara (PLBN) Arul dan entikong di Kalimantan dengn pengaturan teknis lainnya diatur oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Indikator capaian vaksin menetapkan level PPKM daerah

Syarat perubahan level PPKM daerah didasarkan pada indikator capaian vaksinasi.

Berikut syarat dalam menetapkan level PPKM daerah:

1. Level 3 menjadi level 2 yaitu minimal melakukan vaksinasi dosis pertama kepada 40 persen penduduk lansia atau lebih 60 tahun

2. Level 2 menjadi level 1 yaitu minimal melakukan vaksinasi dosis pertama kepada 70 persen penduduk secara umum dan kepada lansia sebesar 60 persen.

Tak hanya itu, setiap pemerintah daerah level 2 juga akan diberikan waktu selama dua minggu untuk mencapai target.

"Jika tidak tercapai, maka akan ditetapkan sebagai level 3," kata Wiku Adisasmito, Jubir Satgas Penanganan Covid 19.

"Sebagai tambahan, capaian vaksinasi terendah digunakan sebagai dasar penetapan level Kabupaten/Kota pada wilayah aglomerasi, lanjutnya.

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Baca juga artikel lainnya terkait PPKM

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved