Breaking News:

Jubir Satagas Wiku Adisasmito Sampaikan Kebijakan PPKM Harus Sesuai Dengan Fakta di Lapangan

Kebijakan Pemberlakuan Pembtasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) harus dinamis dan sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

Ist
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito 

TRIBUN-SULBAR.COM - Pemerintah Indonesia terus bergerak cepat dalam mengendalikan laju penularan Covid 19 dan berupaya unuk mengembalikan kembali aktifitas masyarakat secara normal.

Mengingat Covid 19 tidak akan sepenuhnya hilang dalam waktu yang singkat.

Dilansir oleh covid19.go.id, dinamikanya masih akan terus ada mengingat di beberapa negara lain masih ada yang berjuang menekan laju penularan.

Hingga kini, pemerintah Indonesia terus melakukan pembaharuan terhadap kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang mana kembali diperpanjang untuk periode 14-20 September 2021.

Petugas gabungan Kepolisian kembali memperketat pintu masuk wilayah Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (17/7/2021).
Petugas gabungan Kepolisian kembali memperketat pintu masuk wilayah Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (17/7/2021). (Humas Polres Polman)

Baca juga: Airlangga Hartarto Sebut 6 Wilayah Tetap PPKM Level 4 Meski Mengalami Perbaikan

Baca juga: Disdik Sulbar Belum Izinkan PTM, Begini Aturan Lengkap Belajar Tatap Muka di Wilayah PPKM Level 3

Kebijakan PPKM sendiri harus sesuai dengan data dan fakta di lapangan.

"Peta jalan ini tidak hanya untuk menekan laju terjadinya penularan Covid 19 namun juga mendorong produktivitas masyarakat yang terkendali," ucap Wiku Adisasmito, Jubir Satgas Penanganan covid 19.

Dan terdapat beberapa perubahan untuk PPKM Jawa-Bali sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021.

Perubahan PPKM Jawa-Bali

1. Level 2 dan 3

Pembukaan Bioskop

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved