Breaking News:

BMKG Prediksi Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Terjadi di 27 Wilayah Indonesia

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi terjadinya hujan lebat disertai dengan aing kencang di beberapa wilayah Indonesia.

Tribun-Jateng
ILUSTRASI Hujan dan Angin Kencang Peringatan dini cuaca Provinsi Sulbar, Jumat (27/8/2021) sore hingga malam hari. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis adanya fenomena dinamika atmosfer yang mengindikasikan adanya potensi pertumbuhan awan hujan dalam skala yang luas di sekitar wilayah aktif yang dilewatinya.

Fenomena tersebut disebabkan oleh adanya Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin.

Dan terpantau secara aktif di wilayah Indonesia hingga satu minggu ke depan.

Dikutip dari bmkg.go.id pada Rabu (15/9/2021), BMKG mengatakan jika fenomena MJO dan gelombang Kelvin tersebut bergerak dari arah Samudra Hindia ke arah Samudra Pasifik melewati wilayah Indonesia dengan siklus 30-40 hari pada MJO dan harian untuk gelombang Kelvin.

Genangan air menutupi salah satu ruas jalan di Kota Mamuju, Sulawesi Barat akibat tingginya intensitas hujan, Selasa (17/8/2021)
Genangan air menutupi salah satu ruas jalan di Kota Mamuju, Sulawesi Barat akibat tingginya intensitas hujan, Selasa (17/8/2021) (handover)

Baca juga: Prakiraan Cuaca Rabu 15 September 2021, Waspada Angin Kencang di Mamuju dan Pasangkayu

Baca juga: Prakiraan Cuaca Selasa 14 September 2021: Cerah Berawan Kecuali Pasangkayu Hujan Ringan

Sedangkan fenomena gelombang Rossby Ekuatorial bergerak dari arah Samudera Pasifik ke arah Samudera Hindia dengan melewati wilayah Indonesia.

Ketiga fenomena tersebut akan berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

Tak hanya itu, BMKG juga menjelaskan jika adanya belokan dan perlambatan kecepatan angin dapat mengakibatkan meningkatnya potensi pertumbuhan awan hujan.

Menurut hasil pemantauan BMKG, suhu muka laut dan anomali muka laut masih hangat di sebagian besar perairan Indonesia.

Dan hal ini mendukung peningkatan suplai uap air sebagai sumber pembentukan awa-awan hujan.

Kondisi tersebut juga didukung oleh masih tingginya kelembapan udara di sebagian wilayah Indonesia hingga satu minggu ke depan.

Halaman
1234
Penulis: Al Fandy Kurniawan
Editor: Muhammad Husain Sanusi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved