Breaking News:

Kemenag Polman

Bangunan Sekolah Madrasah Ibtidaiyah di Bulo Ambruk, Ini Dilakukan Kemenag Polman

Bangunan yang rubuh ada dua ruangan kelas. Laupa berjanji akan memberikan perhatian terhadap bagunan sekolah tersebut.

Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Bangunan MIS DDI Penatangan Patambanua Bulo hancur diterpa angin kencang. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Ruangan kelas Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) DDI Penatangan Desa Patambanua, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), ambruk, Jumat (10/9/2021) lalu.

Gedung yang sehari-hari digunakan untuk proses belajar mengajar ambruk karena bangunan sudah mulai lapuk termakan usia.

Bangunan yang mayoritas terbuat dari dinding papan kayu ini tidak pernah mendapatkan perbaikan ataupun renovasi.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Polman, Laupa membenarkan kondisi bangunan itu.

Baca juga: Madrasah Ibtidaiyah Swasta DDI Penatangan Polman Hancur Diterjang Angin Kencang

Bangunan MIS DDI Penatangan Patambanua Bulo hancur diterpa angin kencang.
Bangunan MIS DDI Penatangan Patambanua Bulo hancur diterpa angin kencang. (Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri)

Bangunan rubuh pada saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah itu.

Laupa mengakui bangunan yang rusak memang tidak pernah mendapat perbaikan dan sudah dalam kondisi lapuk karena termakan usia.

"Benar, kami sudah mendapatkan laporan dari kepala Madrasah bahwa sekolahnya ambruk," tuturnya, Rabu (15/9/2021).

Laupa sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah agar mengecek kondisi seluruh bangunan lain agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Ia khawatir jangan sampai pada saat murid mengikuti proses belajar mengajar tiba tiba kembali ambruk.

Bangunan yang rubuh ada dua ruangan kelas. Laupa berjanji akan memberikan perhatian terhadap bagunan sekolah tersebut.

Baca juga: Hari Pertama SKD CPNS 2021 Pemprov Sulbar Selesai, Peserta: Jaringan Sempat Hilang

Baca juga: Prakiraan Cuaca Rabu 15 September 2021, Waspada Angin Kencang di Mamuju dan Pasangkayu

Rencana perbaikan bangunan sekolah akan mengalihkan anggaran pengadaan mobiler yang diterima sekolah tersebut tahun ini.

"Pihak sekolah menyampaikan akan mengalihkan anggaran pengadaan mobiler untuk perbaikan fisik Madrasah, " paparnya.

Sebelumnya, salah satu tokoh masyarakat Desa Patambanua, Bulo, Walidar, bangunan sekolah dengan mudah rubuh karena hanya terbuat dari kayu yang sudah mulai lapuk termakan usia.

"Sebenarnya ini bukan karena masalah angin kencang dan hujan, tetapi bangunan sekolah ini tidak pernah direnovasi, " ucapnya.

Warga berharap agar pembangunan sekolah ini mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten maupun provinsi. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved