Breaking News:

Longsor Mamasa

CERITA Asdar Korban Longsor di Aralle, Bawa Lari Bayinya saat Dinding Rumah Mulai Jebol

"Sampai sekarang sepersen pun kami tidak pernah mendapat bantuan. Mungkin pemerintah setempat tidak ada yang tahu," ujarnya.

Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Asdar tengah membersihkan material longsor yang menimbun rumahnya di Mamasa, Selasa (14/9/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Hujan deras tak kunjung redah, malam itu di Keluarahan Aralle, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (11/9/2021).

Hujan sejak siang, membuat Asdar dan keluarganya mulai cemas.

Hujan semakin deras, reruntuhan tebing mulai terdengar di samping rumah Arman, ayah Asdar.

Asdar bercerita, tepat pukul 22.00 Wita, rumah yang ditinggali istri dan bayinya, mulai retak.

Asdar dan orangtua serta keluarga kecilnya kian cemas.

Baca juga: BPBD Mamasa Segera Tinjau Rumah Warga Tertimbun Longsor di Aralle

Pembersihan material longsor poros Mamuju-Mamasa
Pembersihan material longsor poros Mamuju-Mamasa (Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng)

Waktu menunjukkan hampir pukul 23.00, gemuruh longsor pun terdengar.

Asdar mengaku terkejut. Ia lalu terbangun dari tidurnya.

Saat terbangun, Asdar menyaksikan dinding rumah milik ayahnya sudah jebol.

Karena takut rumahnya ambruk, Asdar dan istrinya lalu memeluk bayinya yang masih berumur dua bulan.

Ia lalu berlari membawanya ke rumah tetangganya dalam kondisi hujan deras.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved