Madrasah Ibtidaiyah Swasta DDI Penatangan Polman Hancur Diterjang Angin Kencang

"Sebenarnya ini bukan karena masalah angin kencang dan hujan, tetapi bangunan sekolah ini tidak pernah direnovasi," ucapnya.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Bangunan MIS DDI Penatangan Patambanua Bulo hancur diterpa angin kencang. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Kondisi gedung Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) DDI Penatangan, Desa Patambanua, Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) memprihatinkan.

Gedung yang sehari hari digunakan untuk proses belajar mengajar ambruk setelah diterpa Angin Kencang beberapa waktu lalu, tepatnya Jumat (10/9/2021).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Angin Kencang memporak poranda bangunan beserta isinya disaat rencana melaksanakan proses belajar tatap muka terbatas.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Potensi Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter

Baca juga: Denis Terpaksa Putus Sekolah, Tak Mampu Beli HP Android Ikut Belajar Online, Kini Jualan Jalangkote

Bangunan MIS DDI Penatangan Patambanua Bulo hancur diterpa angin kencang.
Bangunan MIS DDI Penatangan Patambanua Bulo hancur diterpa angin kencang. (Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri)

"Alhamdulillah pada saat bangunan rubuh tidak ada anak sekolah. Mungkin Tuhan masih menyelematkan mereka," ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Patambanua, Bulo, Walidar, Senin (13/9/2021).

Menurut Walidar pada saat kejadian wilayah Patambanua, Kecamatan Bulo dilanda hujan deras disertai angin kencang.

Bangunan sekolah dengan mudah rubuh karena hanya terbuat dari kayu yang sudah mulai lapuk dan dimakan rayap.

"Sebenarnya ini bukan karena masalah angin kencang dan hujan, tetapi bangunan sekolah ini tidak pernah direnovasi," ucapnya.

Kondisi ini membuat para murid terpaksa kembali berajar di rumah masing masing karena bangunan sekolah hancur.

Setidaknya ada dua ruang kelas hancur dan seluruh isinya beserta didingnya porak poranda.

Warga berharap agar pembangunan sekolah ini mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten maupun provinsi.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved