Breaking News:

Gema Kalukku Sayangkan Komentar Kepala Desa Soal Surat Guru SMPN 7 untuk Jokowi

Ketua Umum Gema Kalukku, Andika Firdaus mengatakan, sebagai seorang pemimpin harus menjunjung tinggi sikap baik dan nilai-nilai kesantunan.

Tribun Sulbar / Abd Rahman
Ketua Umum Gema Kalukku Andika Firdaus 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Gerakan mahasiswa (gema) Kalukku Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar) menyayangkan tanggapan Kepala Desa Pamulukang soal surat terbuka guru SMPN 7 Kalukku untuk Presiden Jokowi.

Sebelumnya Kepala Desa Pamulukang menyebut guru Risma Noviana tidak sehat.

Gema mengutuk keras atas pernyataan Kepala Desa Pamulukang mengeluarkan pernyataan "Guru tidak sehat".

Ketua Umum Gema Kalukku, Andika Firdaus mengatakan, sebagai seorang pemimpin harus menjunjung tinggi sikap baik dan nilai-nilai kesantunan.

"Kami dari gema Kalukku sangat menyanyangkan ungkapan dari Pak Desa tersebut yang mengatakan Guru tidak sehat, kepada ibu Risma yang melayangkan surat untuk Jokowi," ungkap Andika Kepada Tribun-Sulbar.com, Senin (13/9/2021).

Mahasiswa UIN Alauddin Makassar itu juga membeberkan, pihaknya akan terus mengawal atas ucapan tidak wajar dikelurkan Kepala Desa.

"Kita dari Gema Kalukku akan terus mengawal persoalan ini,"singkatnya.

Lebih lanjut Pria sapaan Andito itu mengungkapkan, apa dilakukan Risma Noviana itu sesuatu hal wajar untuk memberikan kritik terhadap pemerintah tidak memperhatikan daeranhya.

"Tentu kami dari Gema Kalukku, juga mengapresiasi surat yang dilayangkan oleh Risma kepada Jokowi, kita berharap surat tersebut bisa sampai kepada Presiden," ujarnya (*)

Sebelumya, Risma Noviana Guru SMPN 07 Kalukku, melayangkan surat terbuka untuk Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

Dalam surat tersebut Risma menuliskan kegusaranya terhadap pemerintah tak kunjung membenahi akses jalan rusak parah di tempat ia mengajar.

Sekolah tersebut berada di Dusun Rumbia Apo, Desa Pamulukang,Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Penulis: Abd Rahman
Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved