Breaking News:

Petani Kalukku

Petani Kalukku Mamuju Panen Perdana Bawang Merah

Dia membandingkan, jik padi yang ditanam dalam satu kali penen hanya menghasilkan 8 ton gabah.

Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Panen petani bawang merah di Dusun Babalang, Desa Beru-beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), melakukan panen perdana komoditi bawang merah. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kelompok Tani Sirannuang 2, Dusun Babalang, Desa Beru-beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), panen perdana komoditi bawang merah.

Mereka melakukan panen di atas tanah tadah hujan seluas 3,5 hektar.

Penanaman komoditi bawang merah oleh Kelompok Tani Sirannuang 2.

Ketua Kelompok Tani Sirannuang 2 Hasbar mengatakan,sekali panen bawang merah dalam satu hektare bisa mengahsilkan 10 sampai 12 ton bawang merah.

"Jadi kalau kita panen dalam satu hekatar kita dapat 10 ton dan ditaksir harga pasaran Rp 25 per kilorgam, jika ditotalkan hasilnya bisa sampai Rp 150 juta," ungkap Hasbar Kepada Tribun-Sulbar.com, Minggu (12/9/2021).

Ia mengatakan banyak petani padi beralih menjadi petani bawang di Kalukku karena lebih menggiurkan.

Dia membandingkan, jik padi yang ditanam dalam satu kali penen hanya menghasilkan 8 ton gabah.

"Idealanya 7 ton, dari 7 ton kali Rp 5 ribu paling hasilnya Rp 35 juta itupun masih harga kotor," ujarnya.

Sedangkan bawang merah hasilnya minimal 10 ton.

Tanaman bawang merah yang dikelola kata dia, tidak terlapas dari bantuan pemerintah porvinsi.

Halaman
12
Penulis: Abd Rahman
Editor: Nurhadi Hasbi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved