Macet Jalan Trans Sulawesi
Material Longsor Dibersihkan, Jalur Trans Sulawesi Buka Tutup, Kemacetan Panjang Tak Terhindarkan
Kemacetan itu dipicu adanya aktivitas pembersihan sisa galian dan material longsor yang terjadi disana.
Penulis: Munawwarah Ahmad | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kemacetan-panjang-yang-terjadi-di-Jl-Trans-Sulawesi-Minggu-1292021.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Kemacetan panjang kembali terjadi di Jl Trans Sulawesi, tepatnya di sekitar Sangian Desa Onang Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Minggu (12/9/2021).
Kemacetan itu dipicu adanya aktivitas pembersihan sisa galian dan material longsor yang terjadi disana.
Material berupa bongkahan batu besar berada di sisi jalan, akibat longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.
Baca juga: BREAKING NEWS: Longsor di Sumakuyu Desa Onang Majene
Hal ini membuat petugas sistem buka tutup jalan di enam titik di Jl Trans Sulawesi.
Sebab pembersihan material menggunakan alat berat perlu dilakukan.
Baca juga: Hati-hati! Ada Galian Tebing di Sangian Desa Onang Majene, Bukan Longsor
Cuaca yang tidak menentu, dan tiba-tiba sering terjadi hujan dapat membuat jalan licin sebab tanah galian menutup aspal jalan.
Informasi dihimpun, kondisi ini kabarnya bisa berlangsung berhari-hari.
Petugas akan memberlakukan buka tutup selama satu jam.
Hingga berita ini diturunkan, belum bisa dipastikan sampai kapan hal ini akan terjadi, mengingat banyaknya material yang harus disingkirkan. (*)