Breaking News:

Banjir Mamasa

Dampak Bencana, Warga di Desa Burana Mamasa Batal Divaksin

Hajai menyampaikan, vaksin aman bagi kesehatan masyarakat. Selain itu, melalui proses vaksinasi, juga dapat meminimalisir penularan Covid-19.

Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, Hajai S Tanga saat memberikan penyuluhan kesehatan di lokasi banjir. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Bencana Banjir Bandang dan tanah longsor di Desa Burana, Kecamatan Tabulahan, Mamasa, Sulawesi Barat, tidak hanya berdampak pada kerusakan rumah warga.

Bencana juga berdampak kerusakan pada puluhan hektar persawahan dan perkebunan warga.

Bahkan bencana juga menyebabkan proses vaksinasi corona virus disease 2019 di Des Buruna tertunda.

Kepala Dinas Kesehatan Mamasa, Hajai S Tanga mengatakan, sedianya, vaksinasi di Desa Burana, dijadwalkan Senin (6/9/2021) kemarin.

Baca juga: Warga Terdampak Bencana di Tabulahan Mamasa Kekurangan Beras

Baca juga: BPBD Sulbar Beri Bantuan Perlengkapan Bayi untuk Warga Terdampak Bencana di Mamasa

Namun, akibat banjir dan longsor proses vaksinasi ini ditunda sementara hingga kondisinya mulai membaik.

Karenanya, vaksin yang seharusnya diberikan kepada warga di desa itu, terpaksa dialihkan ke desa lain.

"Tetapi kita akan jadwalkan kemudian," ungkap Hajai, Selasa (7/9/2021).

Ia meminta agar pemberian vaksin nantinya dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

Hajai menyampaikan, vaksin aman bagi kesehatan masyarakat.

Selain itu, melalui proses vaksinasi, juga dapat meminimalisir penularan Covid-19.

Karenanya, ia meninta pula agar warga tidak berprasangka buruk terhadap proses vaksinasi.

"Kalau ada vaksinasi, tolong dimanfaatkan dengan baik. Sekarang semua sudah bisa divaksin, dengan ketentuan memeriksakan kesehatan terlebih dahulu," ujarnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved