Breaking News:

HUT Sulbar

Puncak HUT Ke-17 Sulbar, Ketua FKDM: Baiknya Pertimbangkan Zona Penyebaran Covid-19

Apakah daerah tersebut, masuk dalam zona kuning, zona orange, zona merah atau zona hitam penyebaran Covid-19.

Ist/Tribun-Sulbar.com
Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Sulbar, Nur Salim Ismail. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Sulawesi Barat (Sulbar) rencana dipusatkan di Taman Budaya Butti Cipping, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, 22 September 2021 mendatang.

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Sulbar, Nur Salim Ismail mengatakan, sebaiknya panitia pelaksanaan mempertimbangkan grafik penyebaran Covid-19 sebelum menentukan lokasi.

Apakah daerah tersebut, masuk dalam zona kuning, zona orange, zona merah atau zona hitam penyebaran Covid-19.

"Setahu saya penyebaran Covid-19 di Polman masih tinggi, calon zona hitam," kata Nur Salim Ismail kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (3/9/2021).

Menurutnya, kemudahan sarana informasi dan teknologi saat ini, sangat memungkinkan desain ulang tahun Sulbar berbasis digital.

"Sekaligus menjadi contoh bagi publik tentang model kepatuhan terhadap penerapan PPKM atau pembatasan kegiatan masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, meski desain arena perhelatan HUT Sulbar hanya akan menampung 50 persen dari kapasitas tempat.

Namun lazimnya para pejabat hadir didampingi oleh ajudan, staf, dan driver.

"Jika pun mereka tak masuk, bukan mustahil akan memunculkan kerumunan tersendiri di luar gedung," pungkasnya.

Baginya, penetapan arena HUT ke-17 Sulbar yang terkesana dipaksanakan adalah ujian yang akan jadi tontonan publik.

Baca juga: DPRD Minta Ditunda, Pemkab Polman Pastikan Pilkades Tahun Ini Tetap Laksanakan

Baca juga: Sulbar Segera Miliki Taman Budaya di Tinambung Polman

"Apakah para pejabat di Sulbar mampu berlapang dada, menahan diri agar tak memunculkan kesan penerapan PPKM dengan model pilih-pilih momentum," tuturnya.

Karenanya, ia meminta jajaran kepolisian untuk benar-benar menunjukkan sikap tegasnya.

"Biar publik yakin, bahwa pendisiplinan di masa pandemi benar-benar tidak tebang pilih, tidak pandang bulu," pungkas Nur Salim.(*)

Penulis: Fahrun Ramli
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved