Breaking News:

Kapolsek Wonomulyo Menangis, Temui Nenek 100 Tahun Tinggal Berdua Anaknya Umur 72 Tahun

Usianya yang sudah menginjak 100 tahun hanya tinggal berdua dengan anaknya Sapina yang juga sudah berumur 72 tahun.

Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Kepala Kepolisian Sektor Wonomulyo, AKP Adriyan Fredrick Kopong mendatangi kediaman Sawia di dusun Tapparan, Desa Rumpa, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (2/9/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Kepala Kepolisian Sektor Wonomulyo, AKP Adriyan Fredrick Kopong mendatangi kediaman Sawia di Dusun Tapparan, Desa Rumpa, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (2/9/2021).

Mantan Kasat Lantas Polres Polman sangat prihatin melihat kondisi nenek Sawia.

Usianya yang sudah menginjak 100 tahun hanya tinggal berdua dengan anaknya Sapina yang juga sudah berumur 72 tahun.

"Jadi siapa masakan ini kasian," ujar pria kelahiran Makassar itu.

Nenek Sapina sudah hampir 20 tahun merawat ibunya disebuah rumah berukuran beberapa meter saja di Dusun Tapparan.

Baca juga: Tangis Lilis Pecah, Rumahnya Tertimbun Longsor: Mau Tinggal Dimana Lagi Kita

Baca juga: Kasus Covid-19 di Polman Terus Bertambah, 10 Orang Dilaporkan Positif Corona

Kepala Kepolisian Sektor Wonomulyo, AKP Adriyan Fredrick Kopong mendatangi kediaman Sawia di dusun Tapparan, Desa Rumpa, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (2/9/2021).
Kepala Kepolisian Sektor Wonomulyo, AKP Adriyan Fredrick Kopong mendatangi kediaman Sawia di dusun Tapparan, Desa Rumpa, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (2/9/2021). (Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri)

Sawia sudah tidak mampu berjalan. Untuk makan, minum dan buang air harus dibantu oleh Sapina.

Sementara kondisi Sapina juga sudah mengalami sakit. Ia tidak bisa lagi untuk bekerja memenuhi kebutuhan mereka.

Kebutuhan sehari hari mereka hanya mengandalkan bantuan orang lain baik relawan maupun tetangga.

Selain tak kuat lagi berjalan kaki akibat faktor usia, nenek Sapina tidak punya saudara dekat tinggal di wilayahPolewali Mandar.

Sapina diketahui hanya memiliki seorang saudara, namun keluarganya sudah tinggal berjauhan dengan mereka semenjak punya keluarga sendiri.

Baca juga: Tangis Lilis Pecah, Rumahnya Tertimbun Longsor: Mau Tinggal Dimana Lagi Kita

Baca juga: 365 Kepala Keluarga di Desa Sondoang Mamuju Terendam Banjir

Adryan juga sempat meneteskan air matanya karena terharu melihat keihklasan nenek Sapina yang merawat ibunya.

"Kita ini yang masih muda belum tentu bisa seperti nenek ini bisa merawat ibunya," ucap Adryan sambil mengusap air matanya.

Adryan mendatangi kediaman Sapina didampingi langsung oleh Kanit Intel Polsek Wonomulyo.

Selain memberikan semangat, Adryan juga memberikan bantuan berupa uang untuk meringankan beban kebutuhan mereka sehari hari.(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved