Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

7 Syarat Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Bisa Dilakukan di Polman

Kebijakan tersebut sesuai surat edaran dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Polman melalui satuan tugas Covid-19 per tanggal 2 September 2021.

Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Surat edaran Bupati Polman tentang syarat pembelajaran tatap muka terbatas di Polewali Mandar pada masa pandemi Covid-19. 

TRIBUN-SULBAR. COM, POLMAN - Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) mulai mengizinkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah secara terbatas.

Syaratnya setiap guru atau tenaga pendidik harus memiliki surat keterangan atau sertifikat vaksinasi Covid 19.

Kebijakan tersebut sesuai surat edaran dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Polman melalui satuan tugas Covid-19 per tanggal 2 September 2021.

Dalam surat yang ditandatangani langsung Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar, selaku Ketua Satgas Penanganan Covid 19 berisi beberapa ketentuan.

Pertama, proses pembelajaran tatap muka terbatas harus mematuhi segala ketentuan.

Ketentuan tersebut diatur dalam keputusan bersama Kementerian Pendidikan dan kebudayaan, Menteri agama, menteri kesehatan, menteri dalam negeri, tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid 19.

Kedua, pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan maksimal 50 persen siswa hadir dari kapasitas ruangan belajar.

Kecuali SDLB, MILB, SMPLB, MALB maksimal 65 persen sampai 100 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

Ketiga, apabila ada satu atau lebih peserta didik ditemukan reaktif Covid-19 dalam satu kelas, maka kelas yang bersangkutan harus ditutup sampai waktu yang akan ditentukan oleh Dinas Kesehatan.

Keempat, pelaksanaan vaksinasi untuk peserta didik akan ditentukan kemudian.

Kelima, setiap guru atau tenaga pengajar tidak diperbolehkan melaksanakan pengajaran secara tatap muka sebelum mendapatkan sertifikat vaksin Covid-19 minimal dosis satu.

Keenam, kepala sekolah, para pendidik, staf dalam setiap satuan Pendidikan yang terbukti melakukan pelanggaran terhadap ketentuan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka, akan ditindak tegas sesuai aturan berlaku.

Ketujuh, melaporkan secara berkala terkait situasi dan kondisi pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas kepada satgas Covid 19.

Surat ini dibenarkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar Andi Suaib Nawawi. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Nurhadi Hasbi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved