Legislator Golkar Mamasa

2 Kader Golkar di Mamasa Masuk Bui, H Sudirman: Kita Turut Prihatin

Belum usia kasus ijazah paslu Joni Daud, kini Muhammadiyah Mansyur, dIjebloskan ke penjara.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng
Kolase foto Joni Daud dan Muhammadiyah Mansyur. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Dua legislator Golkar, DPRD Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), terjerat kasus hukum.

Belum usia kasus ijazah palsu Joni Daud, kini Muhammadiyah Mansyur, dIjebloskan ke penjara.

Anggota DPRD Mamasa dari Fraksi Golkar kini tersisa satu orang yang aktif.

Joni Daud sudah dijebloskan ke penjera.

Baca juga: Kasus Ijazah Palsu, Legislator Golkar Mamasa Segera Diadili, Terancam 5 Tahun Penjara

Baca juga: Muhammadiyah Mansyur Terancam PAW, Ketua DPRD Mamasa: Sementara Kita Pelajari Berkasnya

Kini menunggu proses sidang di Pengadilan Negeri Polewali Mandar.

Sementara Muhammadiyah Mansyur, ditahan di rutan Polda Sulbar karena kasus dugaan penipuan.

Mantan Ketua DPRD Mamasa dua periode ini dijebloskan ke penjara usai dilapor menipu enam orang.

Dari enam orang itu, Muhammadiyah Mansyur menyebabkan kerugian sebesar Rp 171 juta.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar, Kabupaten Mamasa, H. Sudirman, mengaku prihatin atas masalah hukum menjerat dua legislatornya.

Menurut anggota DPRD Sulbar dua periode ini, kasus ijazah palsu Joni Daud sudah jelas.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved