Breaking News:

Warga Mamasa

Orang Sakit di Mamasa Ditandu 8 Kilometer ke Puskesmas, Irwan: Jalanan Rusak Lewati Dua Sungai

Infrastruktur jalan memang selama ini masih menjadi masalah besar bagi warga kabupaten yang terletak di bagian tenggara Provinsi Sulbar tersebut.

Ist/Tribun-Sulbar.com
Tangkapan layar video viral warga tandu pasien menggunakan sarung dan sebatang bambu sejauh 8 km 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Seorang warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), harus ditandu sejauh delapan kilometer untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Kejadian tersebut tepat di Lingkungan Kampuang, Kelurahan Talippuki, Kecamatan Mambi, Rabu (1/9/2021) kemarin.

Hal tersebut disebabkan infrastruktur jalan yang belum memadai di Kabupaten Mamasa.

Baca juga: Dirujuk Pakai Mobil Rental, Warga Mamasa Meninggal saat Tiba di RSUD Kondosapata

Baca juga: Kata Warga Mamasa Soal Jalan Rusak di Nosu Tak Kunjung Diperbaiki Pemerintah

Jangankan kendaraan roda empat, roda dua pun sulit di jangkau daerah tersebut.

Infrastruktur jalan memang selama ini masih menjadi masalah besar bagi warga kabupaten yang terletak di bagian tenggaran Sulbar tersebut.

Padahal, infrastruktur jalan menjadi urat nadi bagi perekonomian masyarakat.

Kepala Lingkungan Kampuang, Irwan L mengatakan, warganya yang sakit terpaksa ditandu le puskesmas karena jarak dari kampungnya jauh.

"Tidak memungkinkan bagi pasien berjalan kaki. Jaraknya itu kurang lebih 8 kilometer ke pusat kota Mambi," ungkap Irwan L, Kamis (2/9/2021).

"Jalan ke pusat kota sangat tidak bagus. Motor saja setengah mati," sambungnya.

Karenanya, setiap warga yang sakit mesti ditandu menggunakan sarung.

Mirisnya, agar bisa tiba di Puskesmas Mambi, warga terpaksa menyeberang sungai.

"Ada dua sungai yang belum ada jembatannya. Jadi kami menyeberangi sungai tersebut," ujar Irwan.

Irwan berharap, kampungnya dapat diperhatikan pemerintah.

Sehingga jalan bisa memadai dan dapat dilalui kendaraan.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Nurhadi Hasbi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved