TPA Salubue

Legislator Gerindra Mamasa Soroti Pengelolaan TPA Salubue Lewat Medsos

"Seharusnya di TPA ini ada alat yang siap 24 jam untuk menggusur dan menimbun sampah yang setiap hari dibuang di sini.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng
Sampah berserakan di TPA Salubue, Kecamatan Sesenapadang, Mamasa, Sulbar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Pengelolaan sampah di TPA Salubue, Kabupaten Mamasa, menuai sorotan dari salah satu anggota DPRD.

Ia Junaedi, anggota DPRD Mamasa dari Partai Gerindra.

Junaedi memposting gambar sampah berserakan di TPA melalui akun media sosialnya.

"Seharusnya di TPA ini ada alat yang siap 24 jam untuk menggusur dan menimbun sampah yang setiap hari dibuang di sini.

Baca juga: SIAPA Anggota DPRD Mamasa Ditangkap Polisi Tipu Warga Ratusan Juta?

Baca juga: Tipu 6 Orang, Kerugian Rp170 Juta, Oknum Anggota DPRD Mamasa Dijebloskan ke Penjara

Tapi alat yang merupakan hibah dari Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2015-2016, tidak pernah digunakan di TPA.

Justru dikomersialkan ke sana kemari kerja proyek oleh oknum.

Malahan, keuntungannya masuk ke kantong pribadi oknum.

Dan sampai hari ini keberadaan kedua alat tersebut hilang/dihilangkan entah dimana 1 unit excavator dan 1 unit buldozer," tulis Junaedi di grup Facebook Warkop to Mamasa.

Dikonfirmasi via telepon, Junaedi mengatakan, alat berat merupakan hibah dari Kementerian Lingkungan Hidup tidak pernah ditempatkan di TPA.

Kata dia, dua unit alat berat itu dikomersialkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mamasa.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved