Breaking News:

Polres Majene

Gelapkan Uang Tagihan Perusahaan Rp 200 Juta, Pasutri di Polman Terancam 5 Tahun Penjara

Penangkapan berdasarkan laporan polisi nomor; LP/B/96/VIII/2021/SPKT/Polres Majene/Polda Sulbar, tanggal 5 Agustus 2021.

Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Pasutri insial AJ (37) dan R (35) terancam penjara 5 tahun atas dugaan penipuan dan penggelapan uang. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Pasangan suami istri (Pasutri) insial AJ (37) dan R (35) di Polman, Sulawesi Barat (Sulbar), terancam lima tahun penjara.

Pasutri ditangkap karena kasus penipuan dan penggelapan uang perusahaan PT. Maha Meru Mitra Makmur.

Penangkapan berdasarkan laporan polisi nomor; LP/B/96/VIII/2021/SPKT/Polres Majene/Polda Sulbar, tanggal 5 Agustus 2021.

Baca juga: Polres Majene Amankan Pelaku Curanmor di Desa Sabang Subik Polman, Satu Masih Buron

Baca juga: Anggota Polres Majene Bantu Warga Evakuasi Barang Rumah Terendam Banjir

AJ merupakan salesman di PT Maha Meru Mitra Makmur, ditugaskan menagih para pelanggan toko-toko di Pasar Sentral Majene.

Namun, dia menggelapkan dana tagihan yang telah dikumpulkan dari para pedagang.

Jumlah tagihan terkumpul sebesar Rp 200 juta lebih, digelapkan AJ.

Uang itu sempat dilarikan istrinya R ke Toli-toli Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 13 Agustus 2021.

"Karena tergiur istrinya pun melarikan sejumlah uang tagihan yang telah dikumpulkan. Sementara suaminya tetap mendapat imbasnya dan ikut ditahan karena kelalaiannya," ujar Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (2/9/2021).

Karena di desak oleh suaminya untuk mengembalikan uang tagihan, akhirnya istrinya kembali dari Toli-toli ke kampung halamannya di Polman pada 21 Agustus 2021.

AJ hanya bisa mengembalikan sisa uang sebesar Rp 45 juta.

Halaman
12
Penulis: Misbah Sabaruddin
Editor: Nurhadi Hasbi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved