Breaking News:

Sektor Pertanian Masih Penopang Utama Perekonomian Sulawesi Barat di Masa Pandemi

Untuk triwulan II tumbuh (Growth) 5,44 persen dibandingkan triwulan yang sama pada periode sama 2020 lalu Year on Year (YoY).

Dokumentasi Pemprov Sulbar
Sekprov Sulbar Muhammad Idris saat menghadiri Seminar Pemantauan Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) Regional Pulau Sulawesi dan Maluku 2021 di Ballroom D'maleo Hotel Mamuju, Rabu (1/9/2021). 

 

TRIBUN-SULBAR.COM - Sekretaris provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat, Muhammad Idris mengatakan, pertumbuhan ekonomi terbesar hingga akhir Agustus 2021 di Sulawesi Barat ada pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Meski masih masa pandemi Covid-19, sektor pertanian tetap tumbuh 1,48 persen.

Sementara kontribusi pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi Sulbar 42,95 persen.

Data ini, kata Idris, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar tahun 2021.

Untuk triwulan II tumbuh (Growth) 5,44 persen dibandingkan triwulan yang sama pada periode sama 2020 lalu Year on Year (YoY).

"Ini menunjukkan pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Sulbar.

"Oleh karena itu, sudah selayaknya pembangunan pertanian akan terus mendapatkan prioritas agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Idris saat membuka Seminar Pemantauan Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) Regional Pulau Sulawesi dan Maluku 2021 di Ballroom D'maleo Hotel Mamuju, Rabu (1/9/2021).

Dalam seminar itu pula, Idris menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan program-program pembangunan Kementerian Pertanian,

Apalagi Kementerian Pertanian memiliki program unggulan Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) komoditas pertanian.

"Dengan capaian kinerja ekspor Sulbar dari Januari hingga Juni 2021 sebesar 4,4 T naik menjadi 30,10 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2020. Data tersebut berdasarkan BPS Sulbar," ia menambahkan.

Pada kesempatan sama, Kepala Karantina Pertanian Sulbar, Agus Karyono menginginkan seminar HPHK dapat mewujudkan Gratieks komoditi peternakan dan mendukung kerjasama program, demi meningkatkan kesejahteraan petani khususnya masyarakat Sulbar.

"Hasil pemantauan HPHK kiranya dapat menjadikan sebagai dukungan dalam mewujudkan Gratieks komoditi peternakan. Selain itu, kerjasama program tersebut dapat menjadi dukungan untuk mensejahterakan petani khususnya di Sulbar," harap Agus. (*)

Editor: Ilham Mulyawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved