Breaking News:

Vaksinasi Mamasa

Juan Gayang Pongtiku Sebut Insentif Vaksinator Mamasa Tidak Rasional, Usul Rp 1 Juta per Bulan

Agar tenaga kesehatan memiliki semangat kerja, Juan berharap diberi tunjangan minimal Rp 1 juta perbulan.

Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng
Wakil Ketua II DPRD Mamasa, Juan Gayang Pongtiku 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Juan Gayang Pongtiku tanggapi insentif vaksinator.

Insentif vaksinator Mamasa kata Juan tidak rasional.

Insentif tenaga kesehatan vaksinator di Mamasa hanya Rp 270 setiap bulan per orang.

Menurut Juan Gayang, berdasarkan informasi ia peroleh, insentif vaksinasi Nakes diberikan Rp 300 per bulan.

Setelah dipotong pajak, insentif diterima hanya Rp 270 ribu.

"Itu berarti mereka diberi tunjangan dibawah dari Rp 10 per hari," ungkap Juan Gayang Pongtiku, Senin (30/8/2021).

Agar tenaga kesehatan memiliki semangat kerja, Juan berharap diberi tunjangan minimal Rp 1 juta perbulan.

"Kami fraksi PKS berharap agar mereka diberikan tunjangan yang sepadan dengan perjuangan mereka," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi mengatakan, insentif tenaga kesehatan atau nakes vaksinator telah dibayarkan untuk enam bulan.

Berapa pun jumlahnya, kata bupati, itulah kemampuan keuangan daerah.

"Kalau ada yang menolak, terserah mereka, Itu urusannya. Yang jelas itulah kemampuan keuangan," tandasnya.

 Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved