Calon Penumpang Berkerumun di Pelabuhan Kelas I Mamuju Tunggu Rapid Antigen

"Saya dari pagi disini karena katanya jam 4 kapal sudah berangkat, ternyata petugas rapid juga terlambat datang," kata Ani mengeluh.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Calon penumpang kapal di Pelabuhan Kelas I Mamuju, antre menuggu giliran rapid antigen, Jumat (27/8/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Calon penumpang kapal di Pelabuhan Kelas I Mamuju, antre menuggu giliran rapid antigen, Jumat (27/8/2021).

Rapid tes antigen diwajibkan bagi seluruh penumpang yang hendak berangkat ke Pulau Kalimantan.

Sehingga calon penumpang berkerumun di ruang tunggu Pelabuhan Kelas I Mamuju untuk tes antigen.

Tampak penumpang ingin saling mendahului satu sama lain.

Meski petugas mengingatkan untuk tetap jaga jarak, calon penumpang seolah tak menghiraukan.

Baca juga: VIDEO: Tari Kondo Sapata Uai Sapalelean Meriahkan Grand Launching Cafe Project

Baca juga: Biro Barjas Pemprov Sulbar Luncurkan Cafe Project, Ada Perpus hingga Ruang Pameran UMKM

Calon penumpang kapal di Pelabuhan Kelas I Mamuju, antre menuggu giliran rapid antigen, Jumat (27/8/2021).
Calon penumpang kapal di Pelabuhan Kelas I Mamuju, antre menuggu giliran rapid antigen, Jumat (27/8/2021). (Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman)

"Maaf Pak dan ibu jangan berkerumun, tolong jaga jarak," ujar petugas yang hendag melakukan tes antigen. 

Salah satu penumpang kapal Mita mengaku sudah capek menuggu anteran.

"Saya dari pagi disini karena katanya jam 4 kapal sudah berangkat, ternyata petugas rapid juga terlambat datang," kata Ani mengeluh.

Jadwal pemberangkatan kapal sempat ditiadakan selama dua bulan akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Sudah dua bulan saya menuggu jadwal pemberangkatan kapal, karena kemarin sempat di tutup karena PPKM," tandasnya.(*)


Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved