Breaking News:

KPU Sulbar

Penyelenggara Pemilu Dapat Izin Lanjutkan Pendidikan

Ketua KPU Provinsi Sulbar, Rustang, menambahkan bagi yang mendapatkan izin kuliah atau melanjutkan kuliah harus memanfaatkan sebaik-baiknya.

HUMAS KPU SULBAR
Suasana rapat rutin KPU Sulbar di tenda darurat pascagempa bumi di Mamuju 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya dapat izin melanjutkan pendidikan setelah menunggu sekian tahun.

Kesempatan studi ini memiliki syarat dan ketentuan berlaku secara ketat.

Syarat yang mengikat sesuai PKPU Nomor 4 tahun 2021 dan Petunjuk Teknis bernomor 531 itu mengatur antara lain, membuat surat pernyataan mengikuti perkuliahan di luar tahapan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan.

Baca juga: Hadapi Pemilu 2024, KPU Luncurkan Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan

Baca juga: 6 Bulan Pascagempa Bumi, KPU Sulbar Masih Bekerja di Tenda Darurat

Komisioner KPU Sulbar Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Adi Arwan Alimin, mengatakan, komisioner KPU provinsi maupun kabupaten yang hendak mengajukan permohonan mendaftar perkuliahan, harus mengajukan rencana penelitian yang spesifik bagi pengembangan kualitas kepemiluan.

"Kami sedang melakukan verifikasi pengajuan izin melanjutkan studi ini, di Sulbar seluruh komisioner yang mengajukan izin telah melampirkan rencana judul penelitian sesuai PKPU dan form juknis 531," kata Adi Arwan, Rabu (25/8/2021).

Dia berharap rekomendasi yang akan diputuskan di provinsi mendapat persetujuan KPU RI.

Ketentuan wajib untuk rencana penelitian sebagai tugas akhir baik tesis atau disertasi yang bertema kepemiluan.

Apalagi, bertujuan meningkatkan dan mengembangkan kualitas wacana kepemiliuan, dan integritas Pemilu di Indonesia.

Kesempatan dapat melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi ini diharap semakin meningkatkan kualitas sumber daya manusia jajaran penyelenggara pemilu di Indonesia.

Suasana rapat rutin KPU Sulbar di tenda darurat
Suasana rapat rutin KPU Sulbar di tenda darurat pascagempa bumi di Mamuju

Ketua KPU Provinsi Sulbar, Rustang, menambahkan bagi yang mendapatkan izin kuliah atau melanjutkan kuliah harus memanfaatkan sebaik-baiknya.

Sebab, harus wajib cuti atau berhenti sementara sebelum memulai tahapan Pemilu atau Pemilihan.

"Anggota KPU tetap wajib melaksanakan seluruh tahapan Pemilu dan atau Pemilihan, karena itu harus mengutamakan tugas, wewenang, dan kewajiban," ucap Rustang.

Alasan kuliah tidak bisa menjadi pemicu kurangnya perhatian terhadap pelaksanaan tugas.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Habluddin

Penulis: Habluddin Hambali
Editor: Nurhadi Hasbi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved