Breaking News:

Legislator Golkar Mamasa

Joni Daud Tersangka Kasus Ijazah Palsu, Ini Respon Ketua DPRD Mamasa

Joni Daud ditahan setelah kasusnya ditingkatkan ke tahap II oleh Polda Sulbar dan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi.

Tribun Timur / Samuel Mesakaraeng
Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Orsan Soleman B 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kejaksaan Negeri Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), resmi menahan Joni Daud, anggota DPRD Mamasa atas kasus dugaan Ijazah Palsu.

Ketua DPRD Mamasa, Orsan Soleman B mengatakan, pihaknya menghormati proses hukum sedang berjalan.

"Kita berharap yang bersangkutan tetap semangat," ungkap Orsan Soleman kepada Tribun-Sulbar.com, Rabu (25/8/2021).

Menurut Orsan, sejauh ini pihaknya belum memberikan tindakan secara konkret.

Alasannya, kasus ini masih menjadi kewenangan penuh aparat penegak hukum.

"Kita lihat dulu sejauh mana perkembangan kasusnya," tutup Orsan Soleman.

Baca juga: Soal Kasus Ijazah Palsu Joni Daud, Ketua DPD Golkar Mamasa: Kami Kooperatif

Baca juga: Calon Kepala Desa Keluhkan Pelayanan di Pengadilan Negeri Mamuju

Legislator Golkar Mamasa ditahan kejaksaan karena pemalsuan dokumen ijazah
Legislator Golkar Mamasa ditahan kejaksaan karena pemalsuan dokumen ijazah (Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng)

Diberitakan sebelumnya, Legislatif dari Partai Golkar Joni Daud ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa pada Selasa (24/8/2021).

Joni Daud ditahan setelah kasusnya ditingkatkan ke tahap II oleh Polda Sulbar dan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi.

Namun oleh Kejaksaan Tinggi, kasus itu dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Mamasa beserta tersangka dan barang buktinya.

Saat ini Joni Daud ditahan di rumah tahanan Polres Mamasa selama 20 hari, di samping proses penyidikan terus berjalan.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved