Breaking News:

Kemenlu Pindahkan Sementara Kedutaan Besar Indonesia di Afganistan ke Islamabad Pakistan

awalnya Indonesia merencakan tetap melakukan misi diplomatik KBRI Kabul dengan tim kecil yang terbatas, rencana diubah menyusul perkembangan baru

Kemenlu Pindahkan Sementara Kedutaan Besar Indonesia di Afganistan ke Islamabad Pakistan
Wikipedia
Menteri Luar negeri Indonesia Retno Marsudi

TRIBUN-SULBAR.COM - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (kemenlu) memutuskan untuk sementara memindahkan misi diplomatik Kedutaan Besar Republin Indonesia (KBRI) di Afganistan, ke Islamabad, Pakistan.

Pemindahan ini dipicu pendudukan kondisi terkini Afganistan setelah diduduki kelompok Taliban.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, awalnya Indonesia merencakan tetap melakukan misi diplomatik KBRI Kabul dengan tim kecil yang terbatas, tetapi rencana itu diubah karena terjadinya perkembangan baru.

"Semula, kita merencanakan untuk tetap melakukan misi KBRI Kabul dengan tim kecil atau tim esensial yang terbatas. Namun demikian, di saat-saat terakhir proses evakuasi, terjadi perkembangan baru dan untuk sementara operasi KBRI Kabul dilakukan dari Islamabad," kata Retno dalam konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (21/8/2021) dini hari.

Retno mengatakan, tim yang menjalani misi diplomatik KBRI Kabul dari Islamanad terdiri dari satu orang kuasa usaha sementara dan tiga orang home staff.

Warga Afganistan sedang berbondong-bondong meninggalkan ibukota Kabul
Warga Afganistan sedang berbondong-bondong meninggalkan ibukota Kabul

"Tim kecil ini akan terus melakukan asaesmen situasi Afghanistan setiap hari dan menentukan langkah selanjutnya," kata Retno.

Dalam kesempatan itu, Retno juga menegaskan, Indonesia terus berharap agar perdamaian dan stabilitas dapat tercipta di Afghanistan.

Ia mengatakan, Indonesia berharap agar proses politik yang infklusif masih memiliki peluang demi kebaikan rakyat Afghanistan. Retno menyampaikan, Indonesia juga berharap agar kaum perempuan Afghanistan dihormati hak-haknya.

"Terutama melalui kerja sama pemberdayaan perempuan," ujar Retno.

Sebelumnnya pemerintah sukses mengevakuasi 26 orang warga negara Indonesia, lima orang warga negara Filipina dan dua orang warga negara Afghanistan dari Afghanistan setelah situasi di negara itu tidak menentu usai kelompok Taliban mengambil alih pemerintahan di sana.

Halaman
12
Editor: Ilham Mulyawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved