Paket Sembako

Iskandar Muda Baharuddin Lopa Bagi Ribuan Paket Sembako di Majene dan Polman

Ribuan paket sembako dibagikan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 secara ekonomi.

Penulis: Misbah Sabaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Bantuan sembako Anggota DPD-RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulbar Iskandar Muda Baharuddin Lopa 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) daerah pemilihan Sulawesi Barat (Sulbar), Iskandar Muda Baharuddin Lopa, bagikan ribuan paket sembako.

Ribuan paket sembako tersebut dibagikan di Majene dan Polewali Mandar (Polman).

Pembagian sembako bagian dari agenda reses dari 17 Juli hingga  14 Agustus 2021.

Baca juga: Majene PPKM Level Tiga: Bupati Malah Ajak Anak Buahnya Kumpul-kumpul di Masjid Tiap Subuh Jumat

Baca juga: Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Bantu Bangun kembali SDN 04 Mekkatta di Majene Pascagempa

Di Majene, senator yang menjabat periode ketiga itu mengunjungi Kecamatan Pamboang, Banggae, dan Banggae Timur.

Sementara di Polman, mengunjungi Kecamatan Campalagian, Wonomulyo, Balanipa, Limboro, dan Tinambung.

Ribuan paket sembako dibagikan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 secara ekonomi.

Iskandar mengaku, menerima banyak aspirasi masyarakat terkait kondisi ekonomi di masa pandemi.

Semua sektor pencaharian masyarakat terdampak.

Paket Sembako
Bantuan sembako Anggota DPD-RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulbar Iskandar Muda Baharuddin Lopa

"Perputaran ekonomi di Sulbar cenderung melambat semasa pandemi Covid-19. Saya berharap sembako ini tidak dilihat dari nilainya, tapi niat untuk membantu sesama yang harus diutamakan," ujar Iskandar di Majene, Sabtu (14/8/2021).

Anak mantan Jaksa Agung, Baharuddin Lopa itu berharap, bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat di tengan penerapan PPKM.

Ia mengaku akan terus memantau perkembangan dan kebutuhan warga.

Membangun berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait.

Seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial terkait pemenuhan kebutuhan warga.

"Mulai kesiapan vaksinasi, jaminan sosial. Semua harus disiapkan dan dijamin oleh pemerintah," ungkapnya.

Lebih lanjut, Iskandar menerangkan, apalagi jika kebijakan PPKM terus diperpanjang, akan berdampak perlambatan aktivitas warga.

"Semua aspirasi masyarakat dan instansi terkait, akan kami sampaikan ke kementerian terkait," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Misbah Sabaruddin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved