Breaking News:

Viral Warga Pakai Masker Tempurung Kelapa, Dokter: Sangat Berbahaya Jangan Ditiru

dr Chritine Reminiscere BR Manullang mengatakan ada racun yang akan kembali ke tubuh jika pakai masker tempurung kelapa.

Tribun Sulbar / Hasan Basri
Dokter Puskesmas Campalagian Chritine Reminiscere BR Manullang 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Rahman (57), sorang warga Pappang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat yang memakai masker batok atau tempurung kelapa, viral di media sosial.

Pemakaian masker unik ini mendapat reaksi dari dokter Puskesmas Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

dr Chritine Reminiscere BR Manullang mengatakan memakai masker tempurung kelapa sangat berbahaya bagi kesehatan.

Sehingga Dokter sangat tidak menganjurkan memakai masker seperti itu.

Karena menutupi sirkulasi oksigen masuk ke dalam tubuh.

"Tubuh kita butuh oksigen. Ketika tempurung dipakai jadi masker, maka itu akan menutup masuknya oksigen masuk ke tubuh melalui hidung, " kata dr Chritine Reminiscere BR Manullang saat ditemui di Puskesmas Campalagian, Kamis (12/8/2021).

"Yang ada justru yang dihirup adalah karbondioksida dan itu tidak baik untuk kesehatan, " lanjutnya.

Dampak bagi orang memakai masker tempurung berkepanjangan diakui, bisa menimbulkan keracunan karbondioksida.

Tempurung kelapa tidak memiliki penyaring.

Karbondioksida dikeluarkan dari mulut kembali ke dalam tubuh

"Mungkin yang memakai masker tempurung ini tidak sering, sehingga tidak alami efek samping, " jelasnya.

Penggunaan masker yang baik dan tepat kata dia adalah masker medis atau bisa memakai masker kain. (san)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved