Pelabuhan Ferry Mamuju Masih Tutup, Maddereski: PPKM Berakhir Kita Perbaiki
"Saat ini kan penerapan PPKM ditambah penyebaran Covid-19. Ini lah menyebabkan sulit bergerak," kata Maddereski, Kamis (12/8/2021).
Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Perhubungan-Sulbar-Maddereski-Salatin-saat-ditemui-di-rumah-jabatan-sekprov.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pascagempa 6,2 Magnitudo, enam bulan lebih Pelabuhan Ferry Mamuju belum juga diperabiki.
Pelabuhan ferry ini berada di Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).
Pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menutup sementara pelabuhan karena mengalami kerusakan.
Namun, sampai saat ini belum ada kejelasan perbaikan Pelabuhan Ferry Mamuju.
Banyak masyarakat mempertanyakan kapan pengeporasian Pelabuhan Ferry Mamuju.
Baca juga: PPKM Level 3, Pemkab Polman Intruksikan Pembentukan Posko Covid-19 hingga Tingkat Desa
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kamis 12 Agustus 2021: Umumnya Cerah Berawan di Wilayah Sulbar
Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Maddereski Salatin mengatakan, saat ini perbaikan terkendala kondisi pandemi Covid-19.
"Saat ini kan penerapan PPKM ditambah penyebaran Covid-19. Ini lah menyebabkan sulit bergerak," kata Maddereski, Kamis (12/8/2021).
Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry.
"Katanya setelah PPKM berakhir mereka akan turun melihat dan memperbaiki," tambahnya.
Sehingga, dia berharapa PPKM berakhir dan pelabuhan segera diperbaiki agar aktivitas mulai jalan.
"Kita selalu lakukan koordinasi biar cepat dilakukan perbaikan," tandasnya.(*)
Laporan Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin