Breaking News:

Babinsa Bersama Kades Banato Rejo Kembangkan Anggur Import

Kades Banato Rejo, Wakidi menyebut, pembibitan holtikultura seperti anggur import ini dimulai sejak pandemi Covid-19 di Indonesia.

Ist/Tribun-Sulbar.com
Babinsa Koramil 1402-02/Wonomulyo Jajaran Kodim 1402/Polman bersama Kepala Desa Banato Rejo meninjau lokasi pengembangan tanaman anggur. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Babinsa Koramil 1402-02/Wonomulyo Jajaran Kodim 1402/Polman bersama pemerintah desa setempat kembangkan tanaman anggur import di masa pandemi Covid-19.

Di Desa Banato Rejo, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (11/8/2021)

Pengembangan tanaman dan pembibitan holtikultura dilakukan untuk menambah penghasilan masyarakat di masa pandemi Covid-19

"Kita tau bersama bahwa di masa pandemi Covid-19 ini masyarakat dibatasi melakukan kegiatan diluar namun ekonomi masyarakat tetap harus berjalan," ujar Babinsa Koramil 1402-02/Wonomulyo, Serda Waluyo, Kamis (12/8/2021).

Babinsa Koramil 1402-02/Wonomulyo Jajaran Kodim 1402/Polman bersama Kepala Desa Banato Rejo meninjau lokasi pengembangan tanaman anggur.
Babinsa Koramil 1402-02/Wonomulyo Jajaran Kodim 1402/Polman bersama Kepala Desa Banato Rejo meninjau lokasi pengembangan tanaman anggur. (Ist/Tribun-Sulbar.com)

Menurutnya masyarakat yang mayoritas petani ini harus diberikan motivasi, sehingga terus kreatif budidaya pertanian minimal di lahan atau di halaman rumah masing-masing.

Sementara Kades Banato Rejo, Wakidi menyebut, pembibitan holtikultura seperti anggur import ini dimulai sejak pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Tanaman anggur ini berawal dari bibit yang kami datangkan dari jawa, Namun itupun banyak tanggapan negatif dari masyarakat bahwa Anggur tidak cocok ditanam di wilayah kita, "ucapnya.

Baca juga: 9 Siswa SMK Negeri 1 Tutar Tes Antigen Sebelum PKL di Polres Polman

Baca juga: 50 Pasukan DLHK Mamuju Bersihkan Lapangan Ahmad Kirang

"Tapi semua itu terbantahkan setelah setahun kita tanam anggur ini dan alhamdulillah sudah berhasil 3 kali panen," paparnya.

Ia berharap kedepan Desa Banato Rejo ini menjadi destinasi wisata tanaman buah.

Saat ini masyarakat diberikan bibit tanaman buah untuk ditanam di halaman masing-masing.

Sehingga tidak keluar apalagi dimasa PPKM seperti sekarang ini. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved