Rabu, 29 April 2026

Profil KH Abdul Majid Djalaluddin Mantan Hakim Senior Imam Masjid Besar Majene

Profil KH Abdul Majid Djalaluddin kuliah beasiswa S1 di universitas tertua di dunia Universitas Al-Azhar Khairo, Mesir

Tayang:
Penulis: Nasiha | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Profil KH Abdul Majid Djalaluddin Mantan Hakim Senior Imam Masjid Besar Majene
Tribun Sulbar / Misbah Sabaruddin
KH Abdul Majid Djalaluddin, Lc., MA. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - KH Abdul Majid Djalaluddin Lc MA mantan hakim senior di Pengadilan Agama Kelas Satu A Makassar, Sulsel memilih mengabdikan diri di tanah kelahirannya, Kabupaten Majene, Sulbar.

Sejak penisun tahun 2020, ia menjadi Imam di Masjid Besar Nurul Abrar, Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur, Majene.

Sepak terjangnya sebagai hakim membuatnya dikenal masyarakat luas.

Pria kelahiran Desember 1954 mengawali pendidikannya di SD Negeri 2 Majene.

Lalu melanjutkan pendidikannya selama empat tahun di Madrasah Tsanawiyah DDI Tinambung, Polewali Mandar (Polman).

Setelah itu, ia lanjut pendidikan di Sekolah Persiapan Institut Agama Islam Negeri (SPIAIN) di Majene selama dua tahun.

Tahun 1978, Ia melanjutkan studinya di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Makassar, Fakultas Adab Bahasa Arab.

Tahun 1979, lulus beasiswa S1 di universitas tertua di dunia yakni Universitas Al-Azhar Khairo, Mesir

Di sana, ia menghabiskan masa mudanya sekitar delapan tahun

Ia kemudian kembali ke Indonesia dan menyelesaikan sarjana lengkap di Fakultas Syariah, IAIN Alauddin Makassar.

Tahun 1992, ia terangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pengadilan Agama Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Tahun 1995, ia resmi diangkat sebagai hakim.

Tahun 2004, diangkat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Tahun 2006 diangkat sebagai Ketua Pengadilan Agama Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Tahun 2010, dimutasi ke Kota Bau-Bau, Buton, Sulawesi Tenggara sebagai Ketua Pengadilan Agama.

Di sana, ia mengabdi selama 3.5 tahun.

Lalu, dimutasi di Pengadilan Agama Kelas Satu B Sengkang, Sulsel sebagai Wakil Ketua

Ia mengabdi di Sengkang selama tiga tahun lebih.

Setelah mengabdi di Sengkang, ia dipromosi jadi Ketua Pengadilan Agama Gorontalo Kelas Satu B.

Menjelang pensiun, tahun 2017, ia mengajukan masuk di Pengadilan Agama Kelas Satu A Makassar sebagai Hakim Senior.

Tahun 2020, ia resmi pensiun jadi hakim.

Semasa pensiunnya, ia menghabiskan waktu sebagai Imam Masjid Besar Nurul Abrar, Labuang, Kecamatan Banggae Timur

Ia juga mengajar di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene.

Di STAIN, ia mengambil mata kuliah ilmu mawaris merupakan ilmu yang mempelajari harta warisan.
.
Ia juga aktif membina sejumlah pengajian majelis taklim di Polman dan Majene.

Semasa hidupnya, ia memegang prinsip istiqomah.

Kepada Tribun-Sulbar.com, saat ditemui di kediamannya di Jl KH Sirajuddin Salam, Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur, Majene, Rabu (11/8/2021), ia berpesan, sebaik-baiknya manusia, adalah dia yang berpegang teguh di jalan yang benar.

Bermanfaat untuk sesama.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved