Breaking News:

Kurikulum Darurat

Kesiapan Disdikpora Mamuju Terapkan Kurimkulum Darurat di Masa Pandemi Covid-19

Terlibat dalam penyusunan kurikulum darurat, lanjut Murniani, para kepala sekolah, pengawas dan kepala seksi yang membidangi.

Tribun-Sulbar.com/Nurhadi Hasbi
Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mamuju, Hj Murniani 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mamuju, mulai mempersiapkan penerapan kurikulum darurat selama proses Pembelajaran Jarak Jauh.

Kurikulum darurat adalah salah satu pilihan yang bisa diambil satuan pendidikan yang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kurikulum darurat diciptakan untuk penyederhanaan kompetensi dasar selama pembelajaran jarak jauh.

Penyederhanaan ini akan mengurangi kompetensi dasar untuk setiap mata pelajaran.

Sehingga, peserta didik akan fokus kepada kompetensi yang esensial dan kompetensi yang menjadi prasyarat untuk kelanjutan pembelajaran ke tingkat selanjutnya.

Kurikulum darurat dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk penyesuaian kebijakan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Kepala Disdikpora Mamuju, Hj Murniani, mengatakan, pihaknya sudah mensosialisasikan kepada seluruh sekolah untuk pelaksanaannya di lapangan.

"Sekarang sementara dalam proses penyusunan kurikulumnya," ujar Murniani ditemui di kantornya, Jl Kurungan Bassi, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Sulbar, Selasa (10/8/2021).

Dia mengatakan, dua pekan lalu pihaknya sudah melaksanakan rapat zoom dengan seluruh kepala sekolah di Mamuju untuk rencana penerapan kurikulum tersebut.

"Jadi itu yang sudah kami lakukan, kami hadirkan kepada LMPM selaku narasumber dan ada satu narasumber dari luar," ucap Mirniani.

Terlibat dalam penyusunan kurikulum darurat, lanjut Murniani, para kepala sekolah, pengawas dan kepala seksi yang membidangi.

Baca juga: IGI Sulbar Sambut Baik Rencana Pemkab Mamuju Terapkan Kurikulum Darurat

Baca juga: Festival Kota Tua Sukses Digelar, Arismunandar: Kami Janji Akan Menjaga Budaya di Majene

Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mamuju, Hj Murniani
Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mamuju, Hj Murniani (Tribun-Sulbar.com/Nurhadi Hasbi)

Lebih lanjut Murniani menjelaskan, rencana penerapan kurikulum darurat dipelopori Pokja pendidikan yang dibentuk Pemkab Mamuju.

Untuk percepatan akselerasi pemulihan sektor pendidikan pascagempa bumi dan di tengah pandemi Covid-19.

"Ada beberapa NGO tergabung untuk merumuskan itu, termasuk Inanta dan Save the Children Indonesia," pungkasnya.(*)

Penulis: Nurhadi Hasbi
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved