Selasa, 2 Juni 2026

Festival Kota Tua Majene

Menara Suar Cape Mandar, Bangunan Peninggalan Belanda Berusia 1 Abad

Hingga kini peninggalan kolonial belanda ini masih terawat dengan baik dan digunakan sebagai Distrik Navigasi kelas 1 Makassar

Tayang:
Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Menara Suar Cape Mandar, Bangunan Peninggalan Belanda Berusia 1 Abad
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Kondisi Menara Suar Cape Makassar terekam menggunakan kamera drone yang terletak di atas bukit kelurahan Rangas Kecamatan Banggai, Kabupaten Majene, Sulbar, Sabtu (7/8/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Image kota tua di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat melekat sangat kental.

Mengingat di wilayah yang dijuluki Bumi Assamalewuang itu memiliki banyak sekali bangunan, dan benda bersejarah.

Semuanya tersebar di beberapa titik area di dalam kota, sedangkan benda bersejarah tersimpan rapi di Museum Mandar Majene.

Salah satunya Menara Suar Cape Mandar yang berada di atas bukit Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggai, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Menara suar ini berusia satu abad lebih dibangun sejak masa awal masuknya pemerintah Hindia Belanda.
Menara suar ini berusia satu abad lebih dibangun sejak masa awal masuknya pemerintah Hindia Belanda. (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Tepat berada di atas bukit.

Dibangun oleh kolonial belanda lebih dari satu abad, atau 100 tahun lalu.

Hingga kini peninggalan kolonial belanda ini masih terawat dengan baik dan digunakan sebagai Distrik Navigasi kelas 1 Makassar di bawah naungan Kementerian Perhubungan.

Tetapi, menara yang ada saat ini bukan konstruksi asli seperti satu abad lalu.

Hanya rumah penjaga lampu dan kolam-kolam air yang terletak di sudut bangunan rumah kayu itulah yang masih terhitung bangunan asli, yang dibangun belanda ratusan tahun lalu tersebut.

Bangunan jaga di Menara Cape Mandar. Bangunan ini diperkirakan sudah berusia 1 abad
Bangunan jaga di Menara Suar Cape Mandar. Bangunan ini diperkirakan sudah berusia 1 abad dan dibangun sejak zaman kolonial belanda (Foto: Muhammad Ridwan Alimuddin via Kuula.com)

Tetapi rumah kayu itu sudah tidak ditinggali dan hanya dibiarkan kosong hingga saat ini.

Menara ini juga masuk dalam rangkaian visitasi, atau kunjungan wisata dalam gelaran Festival Kota Tua Majene setiap tahun. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved