Festival Kota Tua Majene
BERITA FOTO : Makam Raja-raja Banggae dan Hadat Mandar Majene
Kompleks makam Ondongan tersebut merupakan area pemakaman raja-raja Banggae pada akhir abad ke-17 hingga abad ke-20.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kompleks-makam-raja-raja-dan-hadat-Banggae.jpg)
TRIBUN TIMUR.COM, MAJENE - Kompleks makam raja-raja dan hadat Banggae yang terekam menggunakan kamera Drone, Sabtu (8/7/2021).
Makam tua tersebut terletak di Bukit Ondongan, Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae.
Menghadap ke Teluk Mandar Majene.
Kompleks makam Ondongan tersebut merupakan area pemakaman raja-raja Banggae pada akhir abad ke-17 hingga abad ke-20.
Ditetapkan sebagai cagar budaya pada 4 Oktober 1999 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Juwono Sudarsono.
Dari hasil kajian Balai Pelestari Cagar Budaya Makassar, ada total 471 makam yang semuanya merupakan raja-raja Banggae dan keluarganya.
Sebagian masih utuh, ada yang rusak dan tinggal pondasi makam.
Sedangkan batu makam, ada yang dibuat dari batu padas dan batu karang dengan ragam hias berupa kaligrafi, geometris, dan swastika.
Diketahui Kerajaan Banggae merupakan salah satu kerajaan Mandar.
Tergabung dalam persekutuan Pitu Baqbana Binanga yang berarti tujuh kerajaan yang terletak di muara Sungai Saddang atau dekat pesisir pantai.(*)