Breaking News:

Dana Desa

Korupsi Kades Botteng, Polres Mamasa Temukan Kerugian Negara Rp 270 Juta

Kades Botteng juga diduga menyunat gaji buruh harian pengerjaan proyek di Desa Botteng.

Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng
Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Mamasa, Ipda Gusti Muhammad Rifa Adabi 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana desa Kepala Desa Botteng Kecamatan Mehalaan, MT, masih menjalani proses penyelidikan di Polres Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Mamasa, Ipda Gusti Muhammad Rifa Adabi, menuturkan pihaknya telah meninjau langsung kegiatan Desa Botteng dengan melibatkan Inspektorat Daerah.

Dari hasil penilaian melibatkan Inspektor Daerah dan saksi ahli, Unit Tipikor menemukan indikasi kerugian negara kurang lebih Rp 270 juta.

Indikasi kerugian negar, disebabkan pembangunan perintisan jalan tahun 2020 dengan total pagu anggaran Rp 405 juta.

"Dari situ ditemukan bahwa untuk penggunaan alat tidak full dibayarkan. Hanya sekitar Rp145 juta dibayarkan," ujar Adabi sapaan akrab Ipda Gusti Muhammad Rifa Adabi, Jumat (6/8/2021) siang.

Selain itu, pada item pekerjaan juga ditemukan biaya harian orang kerja seharusnya dibayarkan Rp 201 juta, tetapi dibayarkan hanya Rp 5 jutaan.

Selain ditemukan adanya kerugian pada item pekerjaan perintisan jalan, juga ditemukan kerugian pada kegiatan pembangunan rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu).

"Kalau Pustu ada temuan kisaran Rp 10 juta. Jadi totalnya sekitar Rp 270 juta sekian-sekian, termasuk gaji kader tidak full dibayarkan," jelas Adabi.

Terhadap kasus ini lanjut Adabi, Inspektorat Daerah memberikan kesempatan Kepala Desa Botteng, MT mengembalikan kerugian negara disebabkan.

Pengembalian diberikan waktu selama 60 hari terhitung 9 Juli 2021 hingga 9 Agustus 2021.

"Jika tidak dikembalikan dalam kurun waktu yang ditentukan, maka kasusnya kita lanjutkan. Ini sesuai ketentuan," pungkasnya.  

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved