Harga Bawang Merah di Mamuju Melambung Tinggi, Rp 35 Ribu/Kg
Pedagang sembako di Pasar Lama Mamuju, Kadang (45) mengatakan, merah mahal karena pasokan dari Enrekang sangat kurang, dibandingkan daerah lain.
Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pedagang-sembako-di-Pasar-Lama-Mamuju-Kadang45.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM.MAMUJU - Pedagang di Pasar Lama Mamuju, Jl Hertasning, mengeluhkan lonjakan harga bawang merah.
Harga yang sebelumnya Rp 25.000 per kilogram sekarang naik jadi Rp 35.000 per Kilogram.
Pedagang sembako di Pasar Lama Mamuju, Kadang (45) mengatakan, merah mahal karena pasokan dari Enrekang sangat kurang, dibandingkan daerah lain.
"Mahal karena bawang merah kurang sekali masuk di Mamuju, tidak sama di Makassar yang lancar pasokan bawang kesana," ungkapnya.
Kenaikan harga bawang merah ini membuat pedangan merugi.
"Kita cukup rugi karena naiknya harga bawang merah ini membuat para pembeli kurang, apalagi di tengah-tengah pandemi Covid-19 pasti kita butuh pemasukan lebih", tutupnya.
Laporan Abd Rahman Wartawan Tribun-Sulbar.com