Stafsus Bupati Majene
KENAPA Surakhmat Lebih Pilih Jadi Stafsus Bupati Majene Ketimbang Komisioner KIP?
Surakhmat mengaku siap mundur sebagai anggota KIP Sulbar. Tidak mungkin akan rangkap jabatan.
Penulis: Nasiha | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Anggota-KIP-Sulbar-Surahkmat-yang-akan-diangkat-menjadi-staf-khusus-Bupati-Majene.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele mengangkat lima staf khusus.
Kelimanya akan diangkat sebagai tim khusus bupati untuk Pengawalan Percepatan Pembangunan (TBUP3) Kabupaten Majene Sulawesi Barat (Sulbar).
Satu diantaranya adalah Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Sulbar Surakhmat.
Surakhmat mengaku siap mundur sebagai anggota KIP Sulbar.
Tidak mungkin akan rangkap jabatan kata Surakhmat.
"Tidak mungkin saya emban keduanya. Banyak kerjaan yang harus saya garap di TBUP3," ujar Surakhmat kepada Tribun-Sulbar.com melalui Whatsapp, Kamis (5/8/2021).
Ia menuturkan, dirinya akan fokus bekerja sesuai tupoksinya membantu bupati dalam mengawal percepatan pembangunan di Kabupaten Majene.
"Butuh fokus dan cermat nanti. KIP pasti mundur sesuai mekanisme," ungkapnya.
Adapun keempat staf khusus lainnya adalah:
Darmansyah, Mantan Ketua DPRD Kabupaten Majene periode 2014-2019.
Rusbi Hamid, mantan Anggota DPRD Majene 4 periode. Yakni periode 1999-2003, 2004-2008, 2019-2013 lewat Partai Bulan Bintang (PBB) dan periode 2014-2018 lewat Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).
Selanjutnya, ada Anwar Lazim. Ia pernah menjabat sebagai Kadis Bapenda, Kadis Pendidikan, Banggae dan Kabag Hukum Kabupaten Majene
Terakhir, Bayu Aditya MB, Pengurus Partai Demokrat.
Ia juga bekerja sebagai kontraktor. Juga salah satu pengurus Gabungan Sepakbola Mandar (Gasman) Majene.
Kelima calon staf khusus bupati ini tampak hadir saat rapat forum konsultasi publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Majene tahun 2021-2026, di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Selasa (3/8/2021).
"Kita bentuk ini untuk membantu bupati dan wakil bupati memberikan masukan sesuai dengan visi misi kita. Mereka juga ini yang membantu kita dalam merumuskan RPJMD, makanya kita langsung angkat di situ," ujar Achmad Syukri kepada Tribun-Sulbar.com.
Rencananya, kelima staf khusus ini akan berkantor di Kantor Bupati Majene. (*)