Jalan Rusak Mamasa

Kata Warga Mamasa Soal Jalan Rusak di Nosu Tak Kunjung Diperbaiki Pemerintah

Clara Chelen menyebut kondisi jalan tersebut sudah lama tidak diperbaiki.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Munawwarah Ahmad
Facebook Kornelius R Tau Musa
Kondisi jalan poros Nosu Pana mamasa 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Sejumlah foto memperlihatkan kondisi jalan penghubung Kecamatan Nosu, dan Pana, tengah berseliweran di media sosial warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) Rabu, (4/8/2021).

Foto memperlihatkan kondisi jalan berlubang di Kecamatan Nosu Mamasa.

Pertama kali diunggah pemilik akun bernama Kornelius R Tau Musa, di dinding facebook miliknya.

Sedikitnya, lima foto diunggah pemilik akun tanpa caption atau keterangan.

Dalam foto itu memperlihatkan sebuah mobil truk enam roda berwarna merah di bagian depan dan hijau di bagian belakang.

Bak mobil truk ini ditutup tenda berwarna biru langit

Mobil ini melintas di atas jalan berlumpur, laiknya kubangan kerbau.

Salah satu dari foto itu memperlihatkan seorang berbaju kaos warna merah, memakai topi hitam, dan celana jeans biru digulung hingga lutut.

Pria itu berada tepat di depan truk melintas di atas jalan berlumpur itu.

Dia memegang sebuah sekop di tangan kirinya.

Postingan Kornelius R Tau Musa, lalu dibagikan pemilik akun lainnya bernama Clara Chelen, ke grup facebook Warkop to Mamasa.

Di grup itu, Clara Chelen lalu memberi caption, bahwa kondisi jalan itu sudah lama tidak diperbaiki.

"Dari dulu sampai sekarang belum pernah merasakan jalan yang lebih layak, kasian Ini yang lebih serius lagi Pana punya cerita. Episot hari ini," tulis Clara Celen.

Unggahan ini pun mendapat banyak tanggapan dari netizen.

Berikut kutipan beberapa netizen menanggapi postingan tersebut.

"Jika pemerintah terus mengabaikan ini. Sudah saatnya mahasiswa Kobarkan Semangatmu Lantangkan Suara, agar yang buta melihat dan yang tuli mendengar," tulis Choy Freedom di kolom komentar.

Selain Choy Freedom, pemilik akun lainnya juga bernama Rudy Atsyah, turut beri tanggapan.

"Status jalannya apa om. Jalan Negara (nasional) biaya dari Pemerintahan Pusat dan tanggung jawab perawatan dari pusat, yang wajib melaporkan dan mengajukan pembangunan Gubernur.

Jalan Provinsi, biayanya  pembangunan dan perawatan dari Pemerintahan Provinsi, yang wajib melaporkan itu wali kota atau bupati. Jalan kota madia atau kabupaten.

Biaya pembangunannya dari pemerintahan kota madia atau kabupaten. Yang wajib melaporkannya itu kecamatan setempat.

Semoga dengan di upload foto" kondisi jalan tersebut, akan segera di bangun oleh pemerintah yang berwenang," tulis Rudy Atsyah, juga di kolom komentar.

Tak hanya itu, bahkan netizen familiar di Warkop to Mamasa bernama Andi Waris Tala, juga tidak ketinggalan beri komentar.

"Hehehehhee....Mau Ketawa Takut Dosa....Kampung Terbanyak DPRD nya," tuli Andi Waris Tala, yang akrab disapa AWT.

Ichal Landolalan, Aktifis Mahasiswa asal Kecamatan Nosu, membenarkan bahwa kondisi jalan itu merupakan penghubung Kecamatan Nosu menuju Kecamatan Pana.

"Iya jalan poros Nosu-Pana," ucap Ichal Landolalan, via Whatsapp, malam tadi.

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved